SUARA CIANJUR – Polusi udara sedang menjadi masalah mengkhwatirkan saat ini. Di tengah kemarau panjang, polusi udara menjadi ancaman besar yang berpotensi mengganggu aktiftas manusia, bahkan menyebabkan kematian.
Polusi udara menjadi tantangan serius yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat jumlah kematian yang disebabkan oleh polusi udara di beberapa negara di ASEAN, dari data UNEP yang dilansir dari laman Instagram @goodstats.id, Sabtu (26/8/2023).
1. Indonesia 106.710 jiwa
2. Vietnam 37.457 jiwa
3. Thailand 32.211 jiwa
4. Filipina 32.019 jiwa
5. Myanmar 24.169 jiwa
6. Malaysia 10.551 jiwa
7. Kamboja 3.499 jiwa
Baca Juga: Misteri Ratu Narkoba Aceh yang Ditangkap BNN: Kerap Flexing Harta, Simpan 129 Kg Barang Haram
8. Laos 1.376 jiwa
9. Singapura 1.331 Jiwa
10. Timor lester 210 jiwa
11. Brunei 39 jiwa
Dengan dampak kesehatan yang merugikan dan potensi ancaman jangka panjang terhadap generasi mendatang, penanganan polusi udara menjadi prioritas bagi negara-negara ASEAN.
Langkah-langkah untuk mengurangi emisi polutan, meningkatkan kontrol kualitas udara, dan mempromosikan energi bersih dan berkelanjutan menjadi sangat penting dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan. (*)
Berita Terkait
-
Sikap Erick Thohir ke Timnas Indonesia U-23 Disorot Media Vietnam Jelang Final Piala AFF U-23 2023, Iri?
-
Meski Dapat Klaim Terburuk, Namun Tetap Paling Laku, Berikut Daftar 10 Maskapai dengan Jumlah Penumpang Terbanyak di ASEAN
-
Gagal Lawan Timnas Indonesia U-23 di Final Piala AFF U-23 2023, Kapten Malaysia Bidik Thailand
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga