SUARA CIANJUR – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong baru-baru ini mengungkapkan alasan kenapa performa pemain saat bermain di timnas dan di klub berbeda. Salah satu faktor terbesarnya adalah karena di klub, para pemain merasa nyaman.
Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh asisten pelatih Shin Tae Yong, Nova Arianto.
“Pemain harus mau kerja keras di tim masing2 dan harus banyak lari karena Head Coach @shintaeyong7777 merasa pemain sangat berbeda saat tampil di Tim Nasional dengan di Club, karena pemain sering mencari nyaman saat bermain diclub kapan mau lari ya lari kalau capek ya jalan,” ujar Nova Arianto, dikutip dari laman instagram @kitagaruda.ina, Senin (28/8/2023).
Hal ini membuat para pemain muda sulit untuk berkembang, dan menyebabkan mentalitas menurun.
“Itu yg membuat pemain tidak akan berkembang karena pemain harus mau tantangin terus kemampuannya agar bs lebih berkembang kedepan,” ungkap Nova Arianto.
Sebelumnya, timnas Indonesia gagal menjadi juara Piala AFF U23 setelah dikandaskan di laga final dalam drama adu penalty oleh Vietnam
Meski demikian, perjuangan Ramadhan Sananta dkk harus diapresiasi karena telah berjuang secara maksimal meskipun dalam kondisi skuad yang sangat terbatas. (*)
Berita Terkait
-
Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-23 Tapi Gagal ke Final Piala AFF U-23 2023, Malaysia Kena Semprot Manajernya
-
Kembali Gagal Persembahkan Trofi untuk Timnas Indonesia, Posisi Shin Tae-yong di Ujung Tanduk?
-
3 Fakta Ernando Ari, Tampil Garang di Final Piala AFF U-23, Berujung Gagal Jadi Eksekutor Penalti
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor