SUARA CIANJUR – Gunung Padang merupakan sebuah situs megalitikum yang terletak di Cianjur, Jawa Barat. Situs ini telah menjadi sorotan dunia, karena misteri dan spekulasi yang mengelilinginya.
Dengan luas 900 meter persegi dan punden berundak yang unik, situs ini telah menarik perhatian para ilmuwan, arkeolog, dan masyarakat umum.
Berbagai spekulasi dan teori fantastis telah muncul, menghebohkan media sosial dan menciptakan ketertarikan global.
Meskipun masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, inilah 10 fakta menarik tentang situs Megalitikum Gunung Padang yang perlu kita ketahui:
1. Situs Megalitikum Terbesar di Dunia
Situs Gunung Padang memiliki kompleks dengan luas 900 meter persegi. Struktur utamanya terdiri dari batu-batu vulkanik alami yang tersusun bertingkat-tingkat dan dikenal sebagai punden berundak. Situs ini disebut sebagai situs megalitikum dengan punden berundak terbesar di Asia Tenggara dan dunia.
2. Usia Situs yang Sangat Tua
Berbagai penelitian dan riset menunjukkan bahwa Gunung Padang adalah situs yang sangat tua. Bahkan, ada kemungkinan bahwa situs ini adalah peninggalan peradaban tertua di bumi. Pengujian karbon pada sampel-sampel yang diperoleh dari situs ini mengindikasikan usia lebih dari 11.000 tahun, bahkan mungkin lebih tua dari 25.000 tahun sebelum Masehi.
3. Tawaran Riset Luar Biasa
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Netflix Tayang September 2023, Genre Romantis hingga Keluarga
Situs Gunung Padang menarik perhatian banyak pihak. Seorang pengusaha pribumi pernah menawarkan dana sebesar 12 triliun rupiah untuk riset lebih lanjut. Penawaran ini mencerminkan besarnya minat terhadap potensi penemuan di balik situs ini.
4. Kemungkinan Bangunan Terpendam
Para peneliti percaya bahwa di bawah luas 900 meter persegi situs ini terdapat bangunan terpendam yang jauh lebih besar. Sebuah tim riset mengindikasikan bahwa bangunan ini mungkin memiliki ukuran tiga kali lipat lebih besar dari Candi Borobudur, salah satu situs bersejarah terkenal di Indonesia.
5. Teknologi Maju pada Zaman Prasejarah
Arsitektur situs Gunung Padang menggambarkan penggunaan teknologi yang sangat maju pada zamannya. Dibangun dengan menumpuk dan menyusun batu-batu besar, ini mencerminkan kemampuan matematika dan rekayasa yang canggih pada masa lampau.
6. Penggunaan Semen Purba
Salah satu bukti teknologi canggih adalah penggunaan semen purba sebagai perekat. Campuran tanah liat, besi, dan silika digunakan untuk merekatkan batu-batu kolom di situs ini. Kandungan besi yang tinggi dalam semen ini menunjukkan pemahaman tentang teknologi material pada masa itu.
7. Sorotan Global
Situs Gunung Padang telah berhasil menarik perhatian ilmuwan, arkeolog, dan jurnalis dari seluruh dunia. Mereka tertarik dengan misteri dan rahasia yang tersembunyi di dalamnya, dan banyak dari mereka ingin bergabung dalam riset untuk mengungkap lebih banyak fakta.
8. Mengubah Pemahaman Sejarah Dunia
Jika usia Gunung Padang terbukti secara ilmiah, ini akan mengubah pandangan tentang sejarah peradaban manusia. Bukti bahwa peradaban dengan teknologi maju ada jauh sebelum Mesopotamia dan Mesir akan memperbaiki pemahaman kita tentang asal usul peradaban.
9. Usia Lebih Tua dari Piramida Giza
Meskipun Piramida Giza di Mesir dianggap sebagai salah satu bangunan tertua di dunia, hasil riset menunjukkan bahwa Gunung Padang mungkin jauh lebih tua. Dengan usia lebih dari 25.000 tahun, Gunung Padang dapat menjadi penanda awal peradaban manusia yang lebih awal dari yang pernah diakui sebelumnya.
10. Penemuan Langka dan Sekali Seumur Hidup
Penemuan seperti Gunung Padang dianggap sebagai hal yang sangat langka dalam dunia penelitian arkeologi. Para ahli mengakui bahwa penemuan semacam ini hanya terjadi sekali dalam waktu beratus-ratus tahun, dan hal serupa mungkin tidak akan terulang dalam waktu dekat.
Hingga saat itu, Gunung Padang akan terus menjadi daya tarik bagi peneliti dan penasaran yang ingin mengungkap rahasia masa lalu. (*)
Sumber: Youtube/Catatan Media
Berita Terkait
-
8 Situs Nonton Film Gratis Legal, Mulai dari Series Drakor, Bollywood Sampai Film Indonesia, Lengkap!
-
Sate Ma Nunung Cianjur Siap Menggoyang Lidah, Potongan Daging Dipadukan dengan Ketan dan Sambal Oncom
-
Viral Video Wulan Guritno Promosikan Situs Judi Online, Netizen Sentil Polisi: Buktikan Tidak Pandang Bulu
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
7 Keuntungan Membeli Samsung S26 Bergaransi Resmi di Blibli
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Jadwal Imsak & Salat Palembang 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Waktu Sahur dan Magrib
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Bandar Lampung 26 Februari 2026 Hari Ini
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate