SUARA CIANJUR - Dugaan tindak kejahatan penculikan dan pembunuhan yang diduga dilakukan oknum Paspampres berinisial Praka Riswandi Manik alias RM dan dua anggota TNI lainnya, merembet ke keluarga.
Kabar terbaru polisi "menyikat" kakak ipar dari Riswandi Manik terkait kasus dugaan penculikan dan pembunuhan yang dialami warga Aceh bernama Imam Masykur.
Seperti diketahui jika pemuda 25 tahun warga Aceh beranama Imam Masykur diduga diculik, dianiaya, hingga akhirnya dibunuh oleh tiga oknum anggota TNI.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, dalam pengembangan kasus tersebut, satu orang lain yang merupakan kakak ipar Riswandi Manik diamankan polisi.
"Terkait kasus penculikan (Imam Masykur), Polda Metro Jaya telah menangkap dan menahan tersangka warga sipil atas nama Zulhadi Satria Saputra, Heri, dan tersangka berinisial AM, " kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (29/8).
Dia menjelaskan jika Zulhadi Satria Saputra berperan sebagai sopir kendaraan saat kejadian berlangsung.
"Zulhadi berperan sebagai sopir kendaraan pada saat perbuatan pidana terjadi, " ucapnya.
Berikut adalah 9 poin gambaran tentang kasus penculikan dan penganiayaan yang melibatkan beberapa oknum anggota TNI dan sipil, termasuk oknum anggota Paspampres, serta upaya penyelidikan yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian dan militer.
Berikut adalah poin-poin pentingnya:
1. Kasus Penculikan dan Penganiayaan:
Baca Juga: Gagal Juara Piala AFF U23, Erick Thohir Ajarkan Hal yang Lebih Penting dari Skill dan Strategi
Seorang warga Aceh bernama Imam Masykur (25) menjadi korban penculikan dan penganiayaan di Jakarta. Korban ini akhirnya ditemukan tewas.
2. Tersangka yang Ditangkap:
Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka terkait kasus ini. Mereka adalah:
3. Zulhadi Satria Saputra:
- Tersangka warga sipil dan kakak ipar dari oknum anggota Paspampres Praka RM. Ia berperan sebagai sopir kendaraan pada saat kejadian.
- Heri: Tersangka yang berperan sebagai penadah hasil kejahatan dari kelompok ini.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Penganiayaan yang Dilakukan Paspampres, Ternyata Segini Besaran Gaji, Heran! Kok Masih Peras Orang!
-
8 Fakta Baru Kasus Paspampres Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Diduga Kuat Imam Masykur Bukan Korban Satu-satunya
-
8 Data Fakta Mengejutkan Pembunuhan Imam Masykur hingga Alasan Panglima TNI Minta Paspampres Pembunuh Pemuda Aceh Dihukum Mati
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung