SUARA CIANJUR - Persija Jakarta dipastikan tidak akan mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat.
Keputusan ini diambil sebagai akibat dari kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan Persija melawan Persib Bandung pada pekan ke-11 Liga 1 2023/2024 di Stadion Patriot pada Sabtu (2/9/2023).
Dalam pertandingan tersebut yang berakhir dengan skor imbang 1-1, terjadi beberapa insiden kerusuhan di dalam Stadion Patriot.
Suporter Persija yang akrab disapa Jakmania melemparkan plastik yang berisi air ke lapangan sebagai ekspresi kekecewaan mereka, dan beberapa insiden pemukulan juga terjadi di tribun penonton.
Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, telah mengambil langkah tegas menyusul insiden ini. Dia langsung memberikan arahan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bekasi untuk mengevaluasi semua pertandingan Persija yang akan diadakan di Stadion Patriot.
"Saya sudah minta Kadispora untuk mengevaluasi menyeluruh terhadap pertandingan yang diadakan Persija," kata Tri Adhianto Tjahyono dikutip Selasa (5/9/2023).
Keputusan untuk mencabut izin pertandingan di Stadion Patriot merupakan respons terhadap insiden kerusuhan yang merugikan kenyamanan dan keamanan dalam pertandingan sepak bola.
Ini adalah langkah yang diharapkan akan memberikan pelajaran penting kepada suporter dan tim sepak bola tentang pentingnya mendukung tim mereka dengan sportivitas dan tanpa kekerasan. (*)
Berita Terkait
-
Marc Klok Angkat Bicara Soal Selebrasi Striker Persib Bandung David Da Silva, Itu Tidak Pintar!
-
PSSI Minta Viking dan Jakmania Lakukan Rekonsiliasi Perdamaian Hingga ke 'Akar'
-
Exco PSSI Angkat Bicara Soal Kerusuhan di Laga El Clasico Persib Bandung Lawan Persija Jakarta
-
Thomas Doll Menyuarakan Keputusan Wasit yang Merugikan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget