SUARA CIANJUR - Diketahui jika pertandingan klasik sarat gengsi BRI Liga 1 2023/2024 yang akan mempertemukan Persib Bandung dan Persija Jakarta akan digelar pada Sabtu (2/9/2023).
Pertandingan yang sangat ditunggu oleh semua penggemar bola, khusunya penggemar masing-masing klub yakni Bobotoh dan Jakmania.
Rivalitas yang sangat kuat antara kedua tim membuat tekanan akan sebuah kemenangan menjadi hal yang mutlak harus didapat.
Hal tersebut tentu mendorong para suporter dari masing-masing klub untuk hadir langsung guna mendukung tim kesayangan ketika bermain.
Terutama bagi Persib Bandung yang hadir sebagai tamu, sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh Komisi Disipilin (Komdis) PSSI bahwa suporter tamu dilarang menghadiri secara langsung laga ketika timnya bermain.
Kali ini larangan untuk away tersebut mau tidak mau harus dipatuhi oleh Bobotoh, jika tidak ingin klub kesayangannya terkenal sanksi.
Lebih lanjut, menanggapi peraturan ini, salah satu petinggi PT Persib Bandung Bermartabat yakni Andang Ruhiat mengajak untuk Bobotoh tidak hadir langsung pada laga melawan Persija Sabtu nanti.
"Untuk sementara, dukungan bisa disalurkan dengan menggelar nonton bareng bersama komunitas masing-masing," kata Andang dikutip dari laman resmi Persib.
Persib Bandung sendiri sudah menerima beberapa kali sanksi dari Komdis PSSI terkait suporter yang hadir langsung di Stadion tuan rumah ketika laga tandang.
Baca Juga: Erick Thohir Jelaskan Ramainya Perbincangan Soal Hutang BUMN yang Dinilai Jumbo, Begini Katanya
Pelanggaran tersebut tentu menjadi hal yang sangat merugikan bagi klub, dan catatan kurang baik juga bagi tim ke depannya.(*)
Berita Terkait
-
Siapa Kiper yang Akan Perkuat Persib di Laga Lawan Persija? Begini Penjelasannya Kata Luizinho Passos
-
Ketum PSSI Erick Thohir Angkat Bicara Soal Kualitas Stadion Klub BRI Liga 1, 22 Stadion Siap Diperbaiki
-
Sesi Latihan Persib Jelang Laga Melawan Persija Terasa Berbeda dengan Kehadiran Bobotoh, Marc Klok: Pemain Butuh Kalian!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel