SUARA CIANJUR - Pelatih tim nasional Kirgistan, Lisitsyn Maksim, menunjukkan sportivitasnya dengan mengakui bahwa Indonesia tampil lebih solid dalam pertandingan sehingga timnya mengalami kekalahan.
Pengakuan ini dilontarkan setelah pertandingan pertama penyisihan Grup F Asian Games Hangzhou di Zhejiang University pada tanggal 19 September 2023.
"Faktanya Indonesia mencetak dua gol dan kami tidak. Itu saja sudah cukup untuk menggambarkan apa yang terjadi di lapangan," kata Maksim Lisitsyn dikutip dari akun @garudafighters Kamis (21/9/2023).
Dalam sportivitasnya, pelatih Kirgistan tersebut menghindari menyebut nama pemain Indonesia secara khusus sebagai faktor penentu. Ia ingin menjaga rasa hormat dan tidak mempersonalisasi kekalahan.
Namun, Maksim Lisitsyn juga memberikan pujian kepada dua bek jangkung dalam lini pertahanan Indonesia, yaitu Andy Setyo dan Rizky Ridho.
Ia menyebut bahwa keduanya bermain sangat baik dalam pertandingan tersebut. Kepiawaian mereka dalam pertahanan membuat Kirgistan sulit untuk mencetak gol.
Ketika memuji bek jangkung Indonesia, pelatih Kirgistan juga menggarisbawahi bahwa pertahanan timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut sangat sulit untuk ditembus. Hal ini mencerminkan kesulitan yang dialami oleh tim Kirgistan dalam menciptakan peluang gol.
"Saya tidak mau menyebut satu nama secara khusus. Namun dua bek jangkung di lini pertahanan Indonesia (Andy Setyo dan Rizky Ridho) bermain sangat bagus. Mereka sulit dilewati dan membuat kami tidak bisa mencetak gol," sebutnya. (*)
Baca Juga: Sandy Walsh Optimis Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 di Bawah Asuhan Coach STY
Berita Terkait
-
Penerjemah Timnas Indonesia Sedih Jika Kontrak Shin Tae-yong Tak Diperpanjang
-
Thomas Doll: Tidak Memandang Status Timnas, yang Penting Performa Pemain
-
Permintaan Shin Tae-yong ke Erick Thohir: Carikan Lawan untuk Timnas Indonesia yang Sekelas Argentina
-
Sandy Walsh Optimis Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 di Bawah Asuhan Coach STY
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi