SUARA CIANJUR - Pada pertandingan terakhir Persija yang berhasil mengalahkan Persik 2-1 di Kediri, pelatih Thomas Doll menerapkan sebuah kebijakan menarik dengan tidak mencantumkan nama Witan Sulaiman di starting XI timnya.
Setelah pertandingan, Doll menjelaskan bahwa keputusannya ini bukanlah karena masalah pribadi, tetapi berkaitan dengan performa pemain.
"Soal Witan, beberapa pertandingan terakhir, dia tidak tampil bagus di Persija. Sementara di posisinya ada pemain yang lebih siap dan bisa tampil bagus. Itulah alasan Witan jadi cadangan," ungkap Thomas Doll dikutip dari Liga1Hub Rabu (20/9/2023).
Doll juga menekankan bahwa dalam menyusun starting XI tim Persija, ia tidak mempertimbangkan apakah seorang pemain adalah anggota Timnas Indonesia atau tidak.
Baginya, yang paling penting adalah memainkan pemain yang paling siap untuk pertandingan tersebut.
"Saya tak melihat si pemain anggota Timnas Indonesia. Saya butuh pemain yang paling siap diturunkan. Di Persija tak ada jaminan pemain Timnas selalu jadi starting XI," tambah Doll.
Kebijakan Doll ini menunjukkan bahwa di dunia sepak bola, performa dan kesiapan pemain dalam setiap pertandingan adalah faktor utama yang dipertimbangkan oleh pelatih dalam menentukan starting XI, tanpa memandang status atau reputasi pemain.
Hal ini menunjukkan bahwa persaingan dalam tim sangat sehat dan pemain harus terus membuktikan diri di setiap kesempatan yang mereka dapatkan. (*)
Berita Terkait
-
Penjelasan Persija Jakarta Tampil Melempem, Rekrutan Tak Sesuai dengan Taktik Thomas Doll
-
Thomas Doll Menyuarakan Keputusan Wasit yang Merugikan
-
Performa Persija Jakarta Semakin Memburuk, Thomas Doll 'Ngeles' Soal Wasit dan Penalti
-
Thomas Doll Pastikan Anak Asuhnya Siap Amankan 3 Poin di Laga Kandang: Melawan Persib Adalah Laga Terbesar di Indonesia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai