SUARA CIANJUR - Google Indonesia telah mengambil langkah tegas dalam memerangi hoax yang dapat memengaruhi proses pemilu.
Perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk memutuskan rantai berita palsu dan merekomendasikan sumber informasi yang dapat dipercaya kepada pengguna.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Google Indonesia juga mengumumkan keputusan untuk tidak menampilkan iklan politik di platformnya selama periode pemilu.
Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat atau manipulatif melalui iklan politik.
Google Search akan aktif menampilkan link video debat resmi dari mitra terpilih, memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi langsung dari sumber resmi.
Di sisi lain, YouTube akan merekomendasikan konten dari sumber berita terpercaya, memberikan akses kepada pengguna untuk mendapatkan berita yang akurat.
Keputusan ini, meskipun berpotensi mengurangi pemasukan bisnis, bukanlah langkah baru bagi Google Indonesia.
Perusahaan telah mengambil komitmen serupa sejak Pemilu 2019, menunjukkan keseriusan mereka dalam mendukung proses pemilu yang adil dan transparan di Indonesia. (*)
Baca Juga: Kedekatan Jokowi dan Prabowo Menjadi Akan Jadi Sorotan Utama di Pemilu 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali