SUARA CIANJUR – Beberapa waktu lalu, timnas Indonesia mendapat kritik tajam dari publik sepak bola Indonesia atas penampilannya di ajang ASIAN Games 2023. Meski lolos dari babak grup, penampilan skuad asuhan Indra Sjafri tersebut sangat sajuh dari harapan.
Salah satu pemain yang mendapat sorotan tajam adalah winger muda Egy Maulana Vikri. Pemain Dewa United ini mendapat kritik karena tidak bisa membawa perubahan terhadap permainan timnas Indonesia.
Meski demikian, dirinya memberikan pembelaan. Menurutnya, sepak bola bukanlah permainan individu, tapi tim.
“Ya karena memang sepak bola itu bukan permainan individu. Jadi bagi saya ketika tim bagus, ya semua bagus,” ujar Egy Maulana Vikri, dikutip dari laman Instagram @timnasbolaindonesia, Minggu (8/10/2023).
Hal ini menjadi pembelaan bahwa permainan buruk timnas Indonesia bukan hanya salah dirinya, tapi seluruh pemain yang ada dalam tim.
"Ketika tim tidak performa, ya berarti semua tidak performan. Jadi tidak ada individu itu jelek, ini jelek karena setiap permainan itu semuanya bukan hanya satu atau dua pemain saja,” sambungnya.
Pernyataan ini sontak mengundan reaksi beragam dari netizen Indonesia.
“Udah kasihan sejak dijuluki messi sm netizen. skrg mlh bnyk dihujat krn egois n gocak goceknya lepas mulu,” komen salah satu netizen.
“Playing victim namanya.... menutupi permainan jeeleknya di balik kata "tim",” komen netizen lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan