Deli - Tega nian pasangan kekasih di Medan ini. Setelah melakukan praktik aborsi, bayinya ditanam agar tidak diketahui jejaknya. Keduanya akhirnya ditangkap personel Polsek Percut Sei Tuan.
Kepada wartawan, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M. Agustiawan menjelaskan, pelaku merupakan warga Kecamatan Gebang, Langkat berinisial RR (22) dan perempuan kekasihnya berinisial N (20) yang merupakan warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Dikatakannya, perbuatan itu dilakukan kedua insan yang sudah berpacaran lebih dari 2 tahun itu karena rasa malu kepada keluarganya. Begitupun dalam pengakuannya, perbuatan terlarang bagi mereka sudah dilakukannya berulang kali.
Saat usia kandungannya sekitar 7 bulan, RR menyarankan agar janin dalam kandungan kekasihnya digugurkan. "(alasannya) Karena keduanya merasa malu kalau kehamilannya diketahui keluarga," ujarnya, Kamis (26/5/2022).
Selanjutnya, RR dan N membeli obat khusus penggugur kandungan di salah satu aplikasi jual beli pada Kamis (19/5/2022) lalu dikonsumsi oleh N mulai Jumat (20/5/2022) pada siang hari sebanyak 2 butir.
Hingga kahirnya pada Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 07.00 WIB, N melahirkan anak di kamar mandi kos-kosan RR di Jalan Sampali. Bayi yang tak lagi bernyawa itu lalu diberikan kepada RR dan dikuburkan di di depan kos.
"N sempat pendarahan sehingga dibawa ke sebuah klinik di Jalan Kemuning Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan," katanya.
Namun, kondisi N semakin parah dan dirujuk ke RS Imelda Medan. Selanjutnya, pihak klinik memberikan informasi kepada Polsek Percut Sei Tuan. N kemudian dirawat di RS Bhayangkara.
"Keduanya dikenakan pasal 348 ayat 1, Yo pasal 341 KUHPidana dan pasal 75 ayat 1 UU No 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara," ujarnya.
Berita Terkait
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Melihat Batas Tipis Kebenaran dan Naluri dalam Film Ayah, Aku Mau Cerita!
-
Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana