Deli-Christian Orchard Peranginangin kembali melahirkan karya tulis terbaiknya. Kali ini, buku yang diluncurkan berjudul RAMLI dengan editor Dini Usman yang merupakan karyawan BUMN PT Perkebunan Nusantara III.
Peluncuran sekaligus pembedahan buku tersebut tersebut dilangsungkan di Aula Bagian Umum PT Perkebunan Nusantara III Jalan Sei Batanghari, Medan, Jumat (3/6/2022) pukul 14.00 WIB. Orchard sendiri sejauh ini telah melahirkan tujuh buku.
Buku berjudul RAMLI itu lahir melalui kerjasama dengan Deli Art Community (DAC), yakni sebuah komunitas yang acap mengadakan kegiatan diskusi bertema kebudayaan di kota Medan. Buku ini sendiri diterbitkan oleh penerbit indie Swarnadwipa.
Dalam sambutannya yang disiarkan melalui rekaman video, Tengku Rinel SEVP Supporting Business di PTPN III (Persero) mengungkapkan kegembiraan dan apresiasinya kepada karyawannya dalam hal ini penulis dan editor yang telah berkarya dan memiliki kreativitas sangat baik dalam menunjang terciptanya gerakan literasi melek pengetahuan melalui tradisi menulis buku.
Adapun dua pembedah buku yang dihadirkan antara lain Dadang Darmawan, Dosen FISIP Universitas Medan Area sekaligus pengamat sosial politik di Sumatera Utara didampingi oleh Sahat Simatupang, jurnalis dari majalah Tempo. Dalam pemaparannya, Dadang dan Sahat sangat mengapresiasi buku RAMLI yang bercerita tentang perjuangan seorang anak manusia bernama Ramli yang hanya tamat SD.
Ramli dalam cerita tersebut berasal dari keluarga di generasi ketiga kuli kontrak asal Jawa yang hidup kekurangan, namun penuh perjuangan meraih kesejahteraan hidup. Kesehariannya dia beraktivitas menjadi pekerja kasar hingga menjadi pelayan direksi selama bertahun-tahun, bahkan hingga pensiun masih diminta melayani direksi karena caranya melayani atasannya sangat mengesankan.
Yang lebih menarik dengan kehidupan Ramli ini, justru dituliskan oleh seorang pimpinan setingkat kepala bagian di perusahaan yang sama dalam perspektif yang berbeda. Orchard sendiri berharap, saja buku ini bisa menjadi salah satu referensi bagi semua kalangan baik intelektual, pejabat, birokrat, mahasiswa, peneliti, seniman, budayawan, pengusaha, termasuk karyawan dan pengajar.
"Selama ini kita membaca banyak biografi dari kalangan pejabat atau orang-orang yang dianggap pemimpin di sebuah negara atau perusahaan. Saya ingin mengangkat seorang karyawan biasa, namun memiliki sikap hidup yang tidak biasa. Kita perlu mencontoh bagaimana pertarungan seorang Ramli untuk menyingkirkan kemiskinan dengan cara yang benar,” kata Orchard penulis buku.
Moderator yang memandu kegiatan diskusi tersebut adalah Raihan Lubis, penulis dan mantan wartawan di beberapa media di antaranya majalah Gatra dan Detik.com. Acara juga disuguhi pembacaan puisi oleh Dini Usman dengan judul Aku Bukan Karyawan karya A. Yusran.
Para pembicara, moderator dan pembaca puisi tersebut termasuk bagian dari aktivis yang terlibat aktif dalam dinamika gerakan mahasiswa di tahun 1998 lalu. Bagi yang ingin membaca dan memiliki buku itu bisa menghubungi pihak penerbit di email: penerbitswarnadwipa@gmail.com
Berita Terkait
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Rumah yang Hampir Runtuh: Pelajaran Hidup dari Cicilan Rumah yang Menjerat
-
Teror di Olympus High School: Review Novel Ada Zombie di Sekolah
-
Pertamina Patra Niaga Raih Tiga Penghargaan di Anugerah BUMN 2026
-
Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Getaran Doa di Keramat Empang Bogor: Saat Puluhan Ribu Umat Bersimpuh Menjemput Lailatul Qadar
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Hadirkan 4.000 Paket Ramadan untuk Warga Medan
-
Tebar Kebaikan Sesama, Ribuan Mitra Gojek Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Dinilai 'Gabut' Saat Tak Ada Pemilu, Struktur Bawaslu Diminta Dibubarkan dan Dirombak Total
-
Catat Tanggalnya! Mulai 13 Maret, KA Rangkasbitung-Merak Berhenti di Stasiun Cilegon
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Cek Rute Alternatif Cianjur: Jalur Selaeurih-Sukaluyu Siap Urai Kepadatan