/
Senin, 20 Juni 2022 | 15:43 WIB
Dok. BBKSDA Sumut

Deli - Warga di Desa Mardinding, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo dihebohkan dengan temuan bangkai lembu dengan luka parah di bagian pinggul. Satu lembu lainnya terluka di bagian lehernya. Diduga akibat diterkam harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae). 

Kepala Seksi Konservasi BBKSDA Sumut Wilayah I Sidikalang, Tuahman Tarigan mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi peristiwa itu pada Minggu (19/6/2022). Dia memperlihatkan foto-fotonya. 

Terlihat ada satu ekor lembu mati tergeletak dengan luka menganga di bagian pinggul kirinya. Satu lembu lainnya, terdapat luka gigitan di bagian lehernya. Lembu itu akhirnya disembelih saat masih sekarat. 

"Benar, ada dua ekor lah, yang satu dikubur, satu lagi yang maish sekarat dieksekusi (disembelih) sama orang itu. Soalnya sayang kan, cuman mereka sempat nanya, ini beracun atau tidak, saya bilang, jangan dimakan lah di bagian yang digigit itu," katanya, Senin (20/6/2022)

Dijelaskannya, pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan sosialisasi serta menenangkan warga. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian. 

"Kita belum tahu status lokasi itu apa, hutan lindung atau bukan. Makanya kita turun mengajak orang KPH (kesatuan pengelolaan hutan)," katanya. 

Dijelaskannya, lokasi itu sebelumnya merupakan pemukiman yang ditinggalkan akibat erupsi Gunung Sinabung. Karena mulai kosong, kemudian dimanfaatkan untuk penggembalaan. 

Awalnya pihaknya sempat menyarankan untuk dibuat kandang anti serangan harimau (tiger proof enclosure/TPE) seperti halnya yang sudah dibuat di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. 

"Tapi saya tanya ada berapa ekor di sana katanya ada 300-an ekor. Selama puluhan tahun, ini kejadian pertama," katanya. 

Load More