Deli-Sebagai upaya mencegah terjadinya stunting di Kota Medan, Pemerintah Kota Medan telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK). Tim ini sendiri, terdiri dari 3.048 orang Petugas Kesehatan (Bidan), Kader PKK, dan Kader KB, yang akan memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada warga.
"Tim ini sudah ada di seluruh kecamatan di Medan," ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan dr Suryadi Panjaitan kepada wartawan, Selasa (21/6/2022).
Lebih lanjut Suryadi menjelaskan, upaya penurunan stunting dilakukan melalui dua intervensi yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Adapun intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung terjadinya stunting dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung.
“Jadi akan lebih efektif apabila kedua intervensi dilakukan secara terintegrasi atau terpadu,” jelasnya.
Suryadi juga mengakui, kalau Walikota Medan telah mendorong seluruh OPD untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat penurunan stunting. Dia menuturkan, segenap potensi yang ada dikerahkan untuk mengatasi persoalan ini yang ditindaklanjuti dengan program-program terintegrasi.
"Kami, OPD-OPD di lingkungan Pemko Medan terus didorong Wali Kota untuk berkolaborasi untuk mengatasi persoalan stunting. Tujuannya untuk menurunkan angka stunting di Medan," terangnya.
Memang, lanjutnya, mengacu pada amanat Peraturan Presiden, Nomor: 72 Tahun 2021, percepatan penurunan stunting harus dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan.
Keberhasilan tambahnya, di negara lain yang menunjukkan bahwa efektifitas penurunan stunting ditentukan oleh seberapa menyeluruh atau terpadunya intervensi gizi yang menyasar lokasi dan kelompok sasaran prioritas.
"Sehingga semakin lengkap dan terpadunya intervensi gizi di lokasi dan kelompok sasaran prioritas, maka upaya percepatan penurunan stunting akan semakin efektif," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh
-
BGN Ancam Putus Kontrak Pengelola Dapur MBG yang Hanya Berorientasi Bisnis
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Strategi Tempur Iran Dinilai di Atas Rata-Rata, Bisa Kelabuhi Israel dengan Cara Cerdik Ini
-
Nestle Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
-
Xiaomi 17T Segera Rilis, Cek 5 Rekomendasi HP Xiaomi yang Turun Harga
-
Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887
-
6 Shio Paling Hoki pada 10 Maret 2026, Ada Naga dan Tikus!
-
Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah
-
Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Hitam yang Elegan, Cocok Dipakai Seragam Keluarga
-
Karya Terakhir Vidi Aldiano di Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Sukses Improvisasi Tanpa Skenario