/
Jum'at, 01 Juli 2022 | 15:43 WIB
Pixabay

Deli-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat mengalami inflasi 1,40 persen pada bulan Juni 2022. Inflasi ini berasal dari gabungan lima kota Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Sibolga, Pematang Siantar, Medan, Padang Sidimpuan, dan Gunung Sitoli.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Nurul Hasanudin menyampaikan, dari lima kota IHK tersebut seluruhnya tercatat inflasi, yaitu Sibolga sebesar 1,12 persen, Pematang Siantar 1,36 persen, Medan 1,39 persen, Padang Sidimpuan 1,29 persen dan Gunung Sitoli 2,72 persen.

"Inflasi Sumut ini akan menjadi perhatian kita karena komoditas utama penyumbang adalah cabai merah akibat harga yang tinggi. Tak hanya di Sumut, harga cabai yang mahal ini juga terjadi di pusat yang juga menjadi  menyumbang inflasi secara nasional," katanya, Jumat ( 1/7/2022).

Selain cabai merah yang menjadi komoditas utama penyumbang inflasi, jelasnya, tercatat juga ada angkutan udara, bawang merah, ikan dencis, cabai rawit, cabai hijau, dan telur ayam ras.

"Adapun inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,39 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,28 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen," terangnya.

Lalu, sambungnya, ada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen, kelompok kesehatan 0,06 persen, kelompok transportasi 1,89 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,01 persen. Kemudian, kelompok pendidikan 0,01 persen serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,08 persen. 

Sementara kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya deflasi 0,02 persen. Adapun kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya tidak mengalami perubahan.

"Tercatat, tingkat inflasi tahun kalender dari Januari-Juni 2022 sebesar 4,18 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun yakni Juni 2022 terhadap Juni 2021 sebesar 5,61 persen," pungkasnya. 

Baca Juga: Inflasi Tahun Kalander Juni 2022 Capai 4,35 Persen, Tertinggi Dalam 5 Tahun Terakhir

Load More