/
Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:49 WIB
Ilustrasi gelombang pantai. (Ist)

Deli.Suara.com - BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi. BMKG memperkirakan gelombang tinggi dengan tinggi 1,25 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi perairan Aceh dan Sumut hingga Kepulauan Mentawai, pada 23 hingga 24 Juli 2022. 

"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan-Barat dengan kecepatan  angin berkisar 5-20 knot," kata Kepala Stasiun Meteorologi Klas II Maritim Belawan, Sugiyono, Sabtu (23/7/2022).

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Jawa bagian timur dan Selat Makasar bagian selatan.

Sugiyono menyampaikan, kondisi ini berdampak kepada meningkatnya tinggi gelombang di perairan di wilayah Sumut. 

Adapun perairan yang mengalami tinggi gelombang hingga 2,5 meter yakni di Selat Malaka bagian utara dan perairan timur P Simeulue.

Kemudian perairan dengan tinggi gelombang mencapai 4 meter terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Kepulauan Nias.

BMKG berharap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

Baca Juga: Jadwal FIBA Asia Cup 2022 Hari Ini: Semifinal Yordania vs Lebanon dan Australia vs Selandia Baru

Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

"Dimohon kepada masyarakat yang  tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.

Load More