Deli.Suara.com - Polisi mengamankan dua orang remaja diduga geng motor di kawasan Jalan Gatot Subroto Medan.
Dua orang remaja tersebut berinisial YP (18) dan MW (20). Usai diamankan, keduanya kini menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Informasi yang dihimpun, awalnya petugas Sat Sabhara Polrestabes Medan sedang melakukan patroli antisipasi kejahatan jalanan pada malam hari.
Saat patroli, petugas bertemu dengan kawanan diduga geng motor yang mengendarai sekitar 20 unit sepeda motor dari arah Manhattan menuju Medan.
Melihat polisi, kawanan sepeda motor tersebut lari kocar kacir. Sangkin paniknya, dua orang remaja yang mengendarai sepeda motor dengan berboncengan diamankan setelah menabrak betor.
"Ada dua orang yang diamankan, keduanya mengaku anggota geng motor," kata Kasat Sabhara Polrestabes Medan Kompol Pardamean Hutahaean, Senin (25/7/2022).
Ia menyebutkan, MW dan YP beserta rekan-rekannya yang kabur rencananya hendak tawuran di Jalan Setia Budi dengan kelompok geng motor lainnya.
Mereka juga membawa senjata tajam yang digunakan sebagai alat untuk berhadapan dengan lawan.
"Ada dua orang teman mereka membawa klewang dan pisau kecil untuk tawuran, tapi keduanya berhasil kabur saat kejar-kejaran dengan anggota," tukasnya.
Baca Juga: Sekjen Gerindra: Prabowo akan Jawab Desakan Maju Capres 2024 di Forum Rapimnas Akhir Pekan Ini
Berita Terkait
-
Viral Anggota Geng Motor Ngaku Cuma Ikut-ikutan saat Interogasi Polisi
-
Geng Motor di Medan Ngamuk Tembaki Warga Pakai Panah, Polisi Kejar Pelaku
-
Polisi di Sukabumi Terus Buru Geng Motor Brutal, Pengguna Knalpot Bising Siap-siap Dijaring
-
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Jenguk IRT Korban Keganasan Geng Motor di Medan, Ini Pesannya
-
Bikin Resah Masyarakat, Polda Sumut Turun Tangan Basmi Geng Motor di Medan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah