/
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:55 WIB
WALHI NTT meminta pemerintah lakukan referendum terkait kenaikan tarif tiket Pulau Komodo. (Foto: Istimewa)

Pasalnya, hal itu akan berdampak terhadap citra Labuan Bajo di mata wisatawan. 

“Situasi Labuan Bajo dengan suguhan aksi damai demo merupakan suguhan yang buruk bagi wisatawan dan negatif campaign untuk Labuan Bajo-Flores. Kalau demo mogok massal ini berlangsung terus, lama kelamaan wisatawan enggan dan tidak nyaman berkunjung ke Labuan Bajo-Flores,” tutur Andreas, Rabu (3/8/2022). 

Untuk menangani persoalan tersebut, Andreas meminta Komisi X segera memanggil Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) beserta pihak terkait untuk duduk bersama membahasnya di rapat dengar pendapat.

“Meminta Komisi X untuk mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengundang Kemenparekraf, perwakilan pelaku wisata di Labuan Bajo, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo-Flores (BPOLBF) dan PT Flobamora pada massa sidang yang akan datang,” tandasnya. 

Sumber: Suara.com 

Load More