- Tim Thomas Indonesia tersingkir dari fase grup Piala Thomas 2026 setelah kalah 1-4 melawan Prancis, Rabu lalu.
- Kegagalan ini mencatatkan sejarah buruk bagi bulu tangkis Indonesia karena pertama kalinya tidak lolos fase grup.
- PBSI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fisik, mental, dan konsistensi pemain untuk meningkatkan prestasi di masa depan.
Suara.com - Kapten tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, bertekad membawa tim bangkit lebih kuat setelah gagal lolos dari fase grup Piala Thomas 2026.
Tim Merah Putih tersingkir usai kalah 1-4 dari Prancis pada laga terakhir Grup D. Hasil itu membuat Indonesia finis di posisi ketiga dengan dua poin, kalah selisih set dari Thailand dan Prancis yang menempati dua posisi teratas.
“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik,” kata Fajar, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, Rabu.
“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” lanjutnya.
Kegagalan ini menjadi catatan kelam bagi bulu tangkis Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim Thomas Indonesia tidak mampu melewati fase grup. Sebelumnya, pencapaian terburuk terjadi pada 2012 ketika langkah Indonesia terhenti di perempat final.
Menanggapi hasil tersebut, PBSI memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan fokus pembenahan ke depan akan diarahkan pada peningkatan konsistensi performa, kesiapan fisik, serta mental bertanding.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi tim dengan komposisi pemain yang fleksibel, seperti yang ditunjukkan Prancis dalam turnamen kali ini.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PBSI dalam menyiapkan langkah pembinaan ke depan agar prestasi tim beregu putra kembali kompetitif di level dunia.
Baca Juga: Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
(Antara)
Berita Terkait
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot
-
Jeni Rahmadial Fitri Tersandung Kasus Hukum, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Resmi Dicabut
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur