Deli.Suara.com - Pecinta wisata alam wajib datang ke lokasi wisata alam Kolam Abadi yang berada di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Lokasi wisata yang hanya berjarak 54 km dari Kota Medan ini menyajikan keindahan air sungai yang jernihnya bak kristal kaca. Selain itu, Anda dapat menikmati sensasi guyuran air terjun.
Bagi para traveler khususnya generasi milenial yang gemar tantangan saat liburan, lokasi wisata ini patut di coba. Sebab, untuk mencapai kolam abadi yang menakjubkan itu, Anda harus menempuh jalur treking jalan ke Pelaruga yang cukup terjal sekitar 30 menit lamanya.
Untuk dapat menjangkau lokasi wisata Kolam Abadi ini, Anda dapat menggunakan transportasi umum maupun pribadi. Dari Kota Medan jarak waktu tempuh paling lama 2 jam saja.
Rutenya dari Medan menuju ke Kota Binjai, dan selanjutnya mengarah ke Jalan Jamin Ginting (Tanah 1000) menuju Desa Rumah Galuh. Sesampainya di lokasi wisata Rumah Galuh, ada beberapa pos wisata yang terletak di sebelah kiri jalan sudah menanti diantaranya Pemandu Tracking Alam Rumah Galuh (PETAR), Pelaruga, dan lainnya.
Sebelum masuk seluruh barang bawaan, seperti tas, sepatu ditinggal di pondok, pengunjung hanya membawa pelampung, handphone dan makanan seperlunya. Petualangan pun dimulai. Wisatawan akan berjalan kaki menempuh jalur ekstrem terjal naik turun sekitar 30 menit.
"Lokasinya treking benar-benar menguras tenaga, jalurnya licin, terjal sungguh memacu adrenalin," kata, Tiara menjelaskan perjalanan ke Kolam Abadi seperti dikutip dari SuaraSumut.id, Sabtu (6/8/2022).
Setelah bercucur peluh, menempuh jalur sulit, lanjut Tiara, segala jerih payah itu sirna ketika tiba di Kolam Abadi melihat warna air sungai yang biru kehijauan, bening seperti kaca kristal.
"Lokasi ini disebut kolam abadi. Jernih sekali, airnya dingin sedingin es. Ada juga mata air yang keluar dari celah bebatuan langsung saya minum, segar," kata Tiara.
Baca Juga: Antisipasi Geng Motor, Polisi Patroli Bubarkan Kerumunan Pemuda di Medan
Di kolam abadi itu membuat pengunjung seolah lupa akan waktu, dan rutinitas, mereka asyik bermain air, menyelam dan berselfi ria lewat kamera ponsel yang diberi pelindung anti air. Tak berhenti disitu, pengunjung dapat body rafting menyusuri sungai sambil memandang panorama hutan menuju air terjun.
"Dari kolam abadi itu kita bisa body rafting, menyesuri sungai menggunakan pelampung, airnya tenang tapi juga ada jeramnya yang deras. Traveler wajib kemari," ujarnya seraya mengatakan biaya masuk Air Terjun Teroh Teroh cukup terjangkau sekitar Rp 50 ribu per orang.
Sekitar 20 menit perjalanan body rafting, akhir perjalanan akan membawa ke air terjun Teroh Teroh.
"Asyik sekali mandi air terjun, gak begitu tinggi air terjunnya," jelasnya.
Puas menikmati air terjun, pengunjung akan kembali ke pondok pos wisata, yang juga memakan waktu tempuh 20 menit jalan kaki.
Sementara, salah seorang pemandu wisata Arnas Surbakti (20) mengatakan jalur wisata ini sudah dibuka sejak tahun 2010.
Tag
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Taiwan, dari Wisata Alam, Religi, hingga Sejarah
-
6 Tempat Wisata di Depok yang Bisa Dikunjungi Bersama Keluarga pada Akhir Pekan
-
Daftar Destinasi Wisata Dalam Negeri yang Jadi Primadona Generasi Muda
-
Rusun Pengabdi Setan 2 Bakal Jadi Destinasi Wisata Horor?
-
Tepian Batang Mandau, Wisata Alam yang Bangkitkan Memori Sejarah Migas Riau
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras