- Kereta barang menabrak bus di Asok-Din Daeng, Bangkok, pada Sabtu (16/5/2026), mengakibatkan delapan orang tewas serta 35 luka.
- Benturan menyebabkan bus terbakar dan menyeret sejumlah kendaraan lain, sehingga tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
- Pihak berwenang menyelidiki dugaan kerusakan palang perlintasan serta posisi bus yang berhenti di atas rel saat lampu merah.
Suara.com - Delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat.
Menurut laporan Bangkok Post, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.42 waktu setempat di kawasan Asok-Din Daeng, Distrik Huai Khwang.
Polisi Makkasan menerima laporan darurat mengenai kebakaran besar yang melibatkan sebuah bus di dekat perlintasan rel kereta.
Tim pemadam kebakaran dan petugas penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Api dengan cepat melahap badan bus hanya dalam hitungan menit setelah tabrakan terjadi.
Saksi mata mengatakan bus tengah melintasi rel ketika kereta barang datang dan tidak sempat berhenti.
Benturan keras membuat bus terseret beberapa meter hingga menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor di sekitar lokasi.
Akibatnya, beberapa kendaraan lain ikut terbakar. Ledakan terdengar berulang kali saat petugas pemadam berupaya mengendalikan api yang membesar.
“Delapan orang meninggal dunia dan 32 lainnya terluka. Seluruh korban tewas berada di dalam bus,” ujar Wakil Menteri Perhubungan Thailand, Siripong Angkasakulkiat.
Baca Juga: Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
Korban luka langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga kini, beberapa korban dilaporkan masih dalam kondisi serius.
Sejumlah saksi juga mengungkap adanya dugaan kerusakan pada palang perlintasan kereta sebelum kecelakaan terjadi.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan palang rel tampak macet sesaat sebelum tabrakan berlangsung.
Namun, Siripong menjelaskan bahwa bus sempat berhenti tepat di atas rel karena lampu lalu lintas merah.
Kondisi itu membuat palang perlintasan tidak dapat tertutup sempurna saat kereta melintas.
“Kereta pengangkut kontainer tidak memiliki cukup waktu untuk berhenti dan menghindari tabrakan,” katanya.
Pemerintah Thailand bersama State Railway of Thailand dan Bangkok Mass Transit Authority (BMTA) kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Berita Terkait
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan
-
Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN