/
Senin, 08 Agustus 2022 | 14:44 WIB
Serangan Israel ke kompleks masjid Al Aqsa telah menewaskan ratusan orang. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pakistan turut mengutuk keras serbuan Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa di wilayah Yerusalem Timur. Kutukan itu menambah daftar panjang negara muslim lain yang mengecam serangan Israel tersebut.

“Pakistan mengutuk keras penyerbuan di halaman Masjid Al Aqsa oleh pemukim Israel di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel,” jelas Kementerian Luar Negeri pakistan dalam sebuah pernyataan, Minggu (7/8/2022) waktu setempat.

Pakistan dengan tegas menyebut bahwa aksi Israel itu merupakan tindakan provokatif yang secara terang-terangan melanggar kesucian Kiblat Pertama. 

Serangan itu juga disebut telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

“Insiden semacam itu merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, norma dan praktik internasional. Setiap upaya untuk mengubah status sejarah dan hukum Masjid Al Aqsa harus dihentikan,” tegas Kementerian itu. 

Sebelumnya, sekelompok pemukim ilegal Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa pada Minggu (7/8/2022), tepat ketika Israel melanjutkan pengebomannya di jalur Gaza.

Israel telah menewaskan sebanyak 43 orang dan melukai lebih dari 300 orang di Gaza dalam serangan terbarunya di daerah kantong Palestina, yang berada di bawah blokade militer Israel selama 15 tahun.

Qatarm Jordania, Kuwait, Turki dan Arab Saudi termasuk di antara negara-negara yang mengecam serangan tersebut. 

Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan praktik provokatif Israel adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengubah status historis dan hukum Masjid Al Aqsa, dan untuk memajukan pembagian temporal masjid.

Baca Juga: Terungkap! Camat Viral di Payakumbuh Tak Dicopot, Hanya Pindah ke Satpol PP dengan Jabatan Eselon Sama: Kesalahan Biasa!

“Provokasi simultan dengan agresi baru Israel di jalur Gaza akan menyebabkan eskalasi berbahaya dan gelombang kekerasan,” terang Kementerian Luar Negeri Qatar.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Turki mengeluarkan pernyataan mengutuk keras serangan Israel yang sedang berlangsung terhadap warga sipil yang berupaya untuk beribadah di Masjid Al Aqsa. 

“Kami mengulangi seruan kami kepada pemerintah Israel untuk tidak mengizinkan tindakan seperti itu, menargetkan status dan kesucian Al Haram Al Sharif,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Menteri Luar Negeri Jordania, Ayman Safadi mengatakan telah berdiskusi dengan Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland tentang upaya untuk menghentikan agresi Israel di Gaza. 

“Mengakhiri eskalasi dan memulihkan ketenangan harus menjadi prioritas global,” ujar Wennesland. 

Safadi mengatakan ‘Status quo historis dan hukum’ harus dihormati di Yerusalem. 

Load More