/
Senin, 08 Agustus 2022 | 16:49 WIB
Kolase gambar Camat Payakumbuh Timut Dewi Novita. (istimewa)

Deli.Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Rida Ananda memberikan penjelasan terkait dengan kabar pencopotan Camat Payakumbuh Timur, Dewi Novita.

Menurutnya, tidak benar Camat Payakumbuh Timur dicopot gegara berlenggak-lenggok ala Citayam Fashion Week. Sekda mengatakan camat yang viral itu tidak dicopot.

"Ya, di rotasi. Bukan di copot. Kalau di copot tentu tidak ada lagi jabatannya. Itu hanya kesalahan biasa. Yang bersangkutan di rotasi menjadi Sekretaris Satpol PP," katanya seperti dilansir dari SuaraSumbar.id, Senin (8/8/2022).

Rida mengatakan Dewi hanya dirotasi atau dipindah tugaskan dari camat ke Satpol PP Kota Payakumbuh dengan eselon yang masih sama, yakni eselon III a.

Sekda juga membenarkan rotasi terhadap camat karena yang postingan konten Dewi yang bergaya ala Citayam Fashion Week. Aksi Camat itu kemudian dikritik Majelis Ulama (MUI) setempat.

"MUI mengkritik soal pakaiannya. Kemudian dilaporkan kepada pak wali. Tentu ini menjadi pertimbangan oleh pak wali. Walaupun di rotasi, jabatannya masih sama yakni eselon 3A," tuturnya.

Selain itu, Rida membenarkan bahwa Camat Payakumbuh Timur, Dewi Novita telah menjadi camat terbaik di tingkat Kota Payakumbuh dan akan mewakili daerah tersebut untuk lomba tingkat provinsi.

"Itu kan kompetensi camat. Dari tiga camat yang ikut, dia yang terbaik dan terpilih mewakili Payakumbuh ke tingkat provinsi," pungkasnya.

Diketahui, usai videonya yang bergaya ala Citayam Fashion Week dengan berlenggak-lenggok di jalanan beredar di media sosial (Medsos), seorang camat di Kota Payakumbuh dikabarkan dicopot dari jabatannya.

Baca Juga: Denise Chariesta Hadiri Pemeriksaan di Polda Sumut, Beri Pesan Begini ke Razman Nasution

Kabar pencopotan itu dibeberkan oleh akun TikTok @dewi.centong yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @lambe_turah. 

"Gara Gara Komen, Eh Gara Gara Konten," tulis @lambe_turah seperti dikutip SuaraSumbar.id, Senin (8/8/2022).

Lewat akun media sosialnya, Camat Payakumbuh Timur bernama asli Dewi Novita itu menyampaikan bahwa niatnya mengadaptasi Citayam Fashion Week di daerahnya malah berujung pencopotan dari jabatan.

"Aku seorang Camat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Pernah ikutan membuat video viral ala-ala Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week," katanya.

Ia mengaku hanya berniat membuat konten, tanpa maksud melanggar norma-norma agama atau adat istiadat setempat.

"(Hingga) kemudian dikomen-lah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh," sambungnya.

Load More