Deli.Suara.com - Polisi menangkap seorang paman berinisial R (32) yang tega menghabisi nyawa keponakannya SRB alias Ragil (11) saat sedang belajar di sekolah.
Hal ini disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata ketika menggelar konferensi pers, Sabtu (13/2022).
"Untuk motif tadi malam kita interogasi yang bersangkutan ada perkiraan kita masih kita dalami untuk motif ada dendam dari R terhadap almarhum S," ujarnya seperti dikutip dari suarasumut.id
Namun, Kompol Chandra tidak menjelaskan detail prihal pemicu dendam yang membuat R bisa begitu bertindak nekat dan menghabisi nyawa bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD) tersebut.
"Memang kalau keterangan tadi malam ada sesuatu yang ingin dia ungkapkan atau lampiaskan kepada korban," jelas Chandra.
Sesaat setelah kejadian, lanjut Kapolsek pelaku melarikan diri ke arah sebelah selatan arah sekolah itu menggunakan sepeda motor.
"Pelaku ini berpindah pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain, dan juga ada tiket dia pernah ke Kutacane (Aceh Tenggara)," imbuhnya.
Chandra mengatakan pelaku sendiri diamankan polisi di Jalan Pelita Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, pada Jumat (12/8/2022) malam.
"Adapun barang bukti yang kita sita yang pertama alat yang digunakan seperti sebilah pisau dapur, kemudian juga ada pakaian korban, sepeda motor, ada juga satu kitab suci yang ada bercak darahnya," kata Kompol Chandra.
Baca Juga: Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Hanyut di Sungai Serdang Bedagai
Kapolsek membeberkan kalau pelaku pernah menjalani perawatan karena mengidap gangguan jiwa di RS Bina Karsa, pada tahun 2021.
"Mengenai kondisinya saat ini kita akan upaya observasi lebih lanjut kepada dokter," jelasnya.
"Terhadap 50 anak murid yang melihat itu (pembunuhan) dan juga guru akan kita lakukan trauma healing dengan psikolog," sambungnya.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Juncto 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau mati.
Sebelumnya, peristiwa berdarah terjadi di ruang kelas sekolah dasar di Yayasan Baiti Jannati di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (9/8/2022) pagi.
Seorang siswa kelas 6 SD berinisial SRB (11) tewas bersimbah darah ditikam pakai pisau dengan panjang sekitar 21 cm, saat sedang belajar. Pelaku yang menikam korban hingga tewas adalah pamanya sendiri.
Berita Terkait
-
Polri Diminta Introspeksi Diri Lewat Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
LBH Muhammadiyah Siap Bela Kabareskrim Usut Tuntas Kasus Kematian Brigadir J
-
Trending #FadilHarusDicopot di Twitter. Irjen Fadil Imran Didesak Warganet untuk Dicopot Jabatannya karena Memeluk Ferdy Sambo
-
Video CCTV Detik-detik Nyawa Brigadir J Direnggut Irjen Ferdy Sambo, Terekam Ada di Taman Depan, Lalu Dipanggil Masuk dan Terjadilah
-
Muncul Isu Perlawanan Kubu Ferdy Sambo, Lemkapi: Polri Solid Mendukung Kapolri
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Putusan Cerai Reza Arap Bocor? Ungkap Pengakuan Hubungan Badan dengan Sahabat Wendy Walters
-
Pimpinan Ponpes di Muna Barat Diduga Cabul, Massa Nyaris Bentrok
-
Moon Sang Min Hingga Lomon Dikonfirmasi Bintangi Drakor Terbaru Netflix, Beauty in The Beast!
-
Warisan Xabi Alonso: Fisik Pemain Real Madrid Terkuras, Identitas Gak Jelas
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Kopi Legendaris 'Kurrak' Polewali Mandar Kini Dilindungi Negara
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
DFSK Tandai Babak Baru Lewat Partisipasi di IIMS 2026