Deli.Suara.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir di Kota Medan, seperti di Jalan Dr Mansyur dan di Jalan Tinta. Kamis (18/8/2022).
Dalam peninjauan itu Bobby sempat menemui warga yang terdampak banjir. Suami Kahiyang Ayu ini menyapa warga dan menanyakan bagaimana kondisi warga.
"Belum masak pun kami pak, nasi aja pun belum termatangkan," kata salah seorang emak-emak kepada Bobby seperti dilihat dari akun instagram @bobbynst, Jumat (19/8/2022).
Mendengar warga yang belum masak diduga belum makan, Bobby menanyakan warga mau makan apa.
"Mau apa?" tanya Wali Kota Medan.
Mendengar tawaran itu warga pun menjadi sumringah.
"Mau makan apa we?" tanya emak-emak kepada warga lainnya.
Bobby pun lalu menawarkan menu nasi ayam goreng kepada warga. Ia pun mentraktir makan dengan memesan 100 porsi ayam goreng .
"KFC ya?" ucapnya.
Baca Juga: Air Sungai Meluap, Bocah di Medan Hanyut Terseret Arus
"Iya pak. Makasih ya pak murah rezeki," balas warga sembari tersenyum bahagia.
Dalam postingan lainnya, Bobby juga menjelaskan penyebab banjir di Kota Medan disebabkan oleh dua faktor yakni karena aliran drainase dan aliran sungai.
"Banjir di Kota Medan terjadi karena dua faktor yakni karena aliran drainase dan aliran sungai. Seperti banjir yang terjadi di Jalan Tinta, Kelurahan Sei Putih Barat. Beberapa rumah warga yang dilanda banjir penyebabnya karena jebolnya tanggul Sungai Deli di wilayah tersebut," ujarnya.
Untuk mengatasi ini, Pemko Medan, bersama Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II telah membangun tanggul darurat untuk mengatasi banjir yang terjadi sebelum tanggul permanen dibangun kembali.
"Normalisasi Sungai Deli juga akan kami lakukan dengan menggunakan excavator amphibi untuk penggerukan sungai dan membersihkan sampah yang ada di sungai. Semoga cara ini dapat mengurangi banjir yang terjadi di daerah ini," harap Bobby.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Medan sekitarnya sejak Rabu (17/8/2022) tengah malam hingga Kamis (18/8/2022) dinihari, mengakibatkan banjir.
Tag
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Sumut Jumat 19 Agustus: Waspada Hujan Petir di Malam Hari
-
J-Hope Donasikan 100 Juta Won untuk Membantu Korban Banjir di Korea Selatan
-
Banjir Hulu Sungai Tengah Makan Korban Jiwa, Balita Hanyut Terseret Arus
-
Ratusan Rumah Warga Medan Terendam Banjir, Ini Lokasinya
-
Penyebab Hujan Lebat yang Akibatkan Banjir di Kota Medan, Simak Penjelasan BMKG
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Mask Girl: Ketika Standar Cantik Melahirkan Luka dan Kekerasan