Deli.Suara.com - Keributan antar tetangga terjadi di kawasan pemukiman di Jalan Pasar 1 Gang Anggrek Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Seorang anak berinisial DS (25) dan ayahnya yang sudah renta R (65) menjadi bulan-bulanan pemukulan yang dilakukan dua pria yang masih tetangga mereka.
Akibat penganiayaan ini kedua korban mengalami luka-luka di bagian wajah, korban pun meminta perlindungan dengan melapor ke pihak berwajib.
"Setelah menerima laporan korban, kedua pelaku penganiayaan sudah kita tangkap," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Minggu (28/8/2022).
Ia mengatakan polisi membekuk kedua pelaku berinisial LN dan FD, tak jauh dari kediamannya di seputaran Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan pada, Sabtu (27/8/2022) kemarin.
"Dari pemeriksaan diketahui LN dan FD merupakan abang adik, mereka menganiaya kedua korban hanya karena tak senang bertatapan mata," ungkapnya.
Fathir menjelaskan kejadian ini bermula ketika tanggal 21 Agustus 2022, korban berinisial DS (25) memarkirkan sepeda motor yang tak jauh dari rumah pelaku.
"Saat itu anak korban saling bertemu pandang dengan pelaku LN yang kemudian pelaku LN menghampiri anak korban dan memukul wajah anak korban sebanyak dua kali hingga mengalami bengkak dan koyak di pelipis," ungkapnya.
Korban berinisial R (65) yang melihat anaknya dianiaya oleh pelaku LN langsung melerai keributan.
Baca Juga: Jadwal Film Bioskop di Medan, Minggu 28 Agustus: Mencuri Raden Saleh dan Beast
Tak disangka, pelaku FN malah datang menghantam pria renta itu menggunakan pot bunga hingga korban ambruk berlumuran darah dan pingsan tak sadarkan diri.
"Ketika korban melerai, tiba tiba pelaku FN yang tak lain abang kandung dari LN keluar rumah dan langsung memukul wajah korban dengan menggunakan pot bunga yang terbuat dari semen," ujarnya.
"Pemukulan itu mengakibatkan batang hidung korban bengkok dan luka pada rahang yang kemudian korban pun pingsan," sambungnya.
Tak ayal, atas kejadian penganiayaan pihak korban lalu membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan yang tertuang dalam STTLP/ 1560/ VIII/2022/ SPKT Percut Sei Tuan.
"Kedua pelaku sudah ditahan di Polsek Percut Sei Tuan guna menjalani proses hukum lebih lanjut," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bumi dan Lukanya: Kisah Anak Bungsu yang Tidak Diinginkan
-
Pengakuan Anak Minta Uang ke Eddy Gombloh, Berujung Dipukul Ibu Sambung
-
Salah Peluk Ayah Orang saat di Supermarket, Reaksi Bocah Ini Gemas Banget
-
Viral Diduga Anak Berkebutuhan Khusus Antre Isi Bensin Meski Naik Sepeda, Aksi Petugas SPBU Bikin Terharu
-
Kebijakan Aneh Pemerintah Jepang: Dorong Anak Muda untuk Konsumsi Lebih Banyak Alkohol
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ