/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:36 WIB
Kursi penumpang di pesawat terbang. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Penumpang pesawat terbang biasanya akan merasakan kedinginan selama perjalanan. Namun, ternyata ada triknya untuk menghindari rasa dingin di pesawat. Salah satunya adalah pemilihan kursi. 

Mantan pramugari bernama Heidi Ferguson yang telah menghabiskan lebih dari 20 tahun bekerja sebagai pramugari di pesawat komersial dan pribadi.

Heidi menjelaskan bagaimana menghindari efek dingin, bahkan ketika terjebak di kursi yang salah. Ia mengatakan kepada Best Life kursi terdingin di pesawat adalah kursi dekat jendela.

“Sistem ventilasi tepat di atas jendela, dan suhu udara diturunkan sangat rendah di sebagian besar penerbangan,” ujarnya.

Ada cara sederhana untuk tetap hangan, bagi siapa saja yang terjebak berada di bawah ventilasi.

“Saya membawa sebungkus tisu dan memasukkannya ke ventilasi untuk pengalaman yang jauh lebih nyaman. Jangan lupa untuk mengeluarkannya saat Anda pergi,” katanya.

Pramugrai Victoria mengungkapkan hal yang sama di TikTok, serta mengungkapkan baris mana yang harus dihindari.

“Saya telah memperhatikan bahwa sebagian besar waktu dingin terjadi di antara baris tujuh dan 15 pesawat. Jadi jika Anda kedinginan, hindari baris itu,” tuturnya.

Pendiri Seatlink.com, Dan Suski menambahkan untuk menghindari pintu keluar juga. Ia mengatakan bahwa angin dari pintu sering membuat udara di dekatnya menjadi lebih sejuk.

Baca Juga: Jadwal Liga 1 2022 Hari Ini, Arema FC vs Persija Jakarta Tanding Malam Hari

Menurut para ahli, alasan suhu begitu rendah di pesawat adalah untuk mencegah penumpang pingsan. Para ilmuwan telah mempelajari hubungan antara orang yang pingsan saat berada di udara dengan tekanan dan suhu kabin.

Studi ASTM International menemukan bahwa penumpang akan lebih mudah pingsan saat terbang karena kondisi medis yang dikenal sebagai hipoksia. 

Pingsan terjadi ketika jaringan tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan kondisi ini diperparah oleh tekanan kabin yang tinggi dan suhu yang hangat.

Insiden pingsan akibat kondisi ini sebenarnya sangat umum terjadi di penerbangan. Untuk mengurangi jumlah insiden, maskapai memutuskan untuk membuat kabin mereka dingin setelah lepas landas. 

Sumber: Suara.com 

Load More