Deli.Suara.com - Sebuah rumah yang dijadikan kios usaha penjualan bahan bakar minyak (BBM) Pertamini ludes terbakar di Jalan Suka Tenang Desa Marindal Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, Sabtu (3/9/2022) malam.
Awal api diduga berasal dari puntung rokok yang jatuh dan dengan cepat menyambar tempat pengisian BBM pertamini, dan membuat kobaran api membesar.
Sontak saja, warga sekitar yang melihat kebakaran ini kemudian langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meredakan amuk si jago merah.
Kasi Damkar dan Penyelamatan Deli Serdang, Fitra, menyampaikan pihaknya yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi.
"Sekitar lima unit armada dikerahkan ke lokasi, tiga dari Deli Serdang dan dua unit dari Medan," katanya, Minggu (4/9/2022).
Fitra mengatakan pihaknya yang menyemprotkan air ke titik api akhirnya berhasil meredakan kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun pemilik usaha mengalami luka bakar.
"Pemilik usaha terkena luka bakar di bagian punggung, tim langsung membawa korban ke klinik terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut," ungkapnya.
Sementara, penyebab kebakaran yang lebih pasti, Fitra mengatakan pasti tahap penyelidikan oleh pihak berwajib.
"Dugaan sementara, api berasal dari puntung rokok namun pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwajib," imbuhnya.
Baca Juga: Ingin Jadi Pria yang Menarik? Coba Tips Ini, Nomor 1 Wajib Hukumnya
Pemilik Usaha Diimbau Siapkan Racun Api
Lebih lanjut, Dinas Damkar dan Penyelamatan Deli Serdang mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha agar menyiapkan racun api.
"Tujuannya, untuk memberikan perlindungan dini terhadap acaman bahaya kebakaran," kata Fitra.
Menurutnya, dengan demikian sebelum pemadaman kebarakaran datang, masyarakat sudah memiliki ketahanan sendiri.
Menurut Fitra, hal itu penting untuk memperkuat early warning sistem, ketika menghadapi amuk si jago merah yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Sehingga, dampak kebakaran dapat segera diminimalisir dan mencegah fatalitas kebakaran yang dapat meluas dan menelan kerugian yang banyak.
"Jadi jangan menganggap pemadam kebakaran terlambat, tapi bagaimana kita bisa memperkuat early warning sistem atau sistem deteksi dini dengan menyiapkan racun api," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Salurkan BLT BBM di Bandar Lampung, Presiden Jokowi Ingatkan Penerima untuk Gunakan Uangnya Sebagai Tambahan Usaha
-
Pandit Sepak Bola Vietnam Bandingkan Indonesia dan Malaysia, Beredar Dugaan Pembunuhan Berencana Suporter
-
Ungkit Pernyataan Soal BLT BBM Benny K Harman Pertanyakan Integritas Jokowi
-
Harga Minyak Dunia Turun Tapi BBM Naik, Ini Penjelasan Sri Mulyani
-
Harga BBM Subsidi Naik, Pengamat Sebut Keputusan Pemerintah Sangat Tepat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi
-
Guncang Malaysia! Konser Peterpan The Journey Continues Sukses Obati Rindu Ribuan Fans
-
Serum Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 3 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie