PEKAN BIASA XXIII
Jumat, 09 September 2022
Bersama Pater Fredy Jehadin,SVD
===============
BACAAN PERTAMA:
1 Korintus
9: 16 - 19. 22b - 27
INJIL LUKAS
6: 39 - 42
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang? Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya. Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus
===============
SIRAMAN ROHANI
Baca Juga: Setelah Los Angeles, KCON Akan Digelar di Arab Saudi dan Jepang. Simak Daftar Line Upnya
JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022
RP FREDY JEHADIN, SVD
Tema:
Jadilah Murid Kristus Yang Benar Dan Bertanggungjawab!
Lukas 6:39-42
Saudarai-saudari… Hari ini Yesus mengingatkan kita akan beberapa hal yang harus kita perhatikan dan renungkan agar kita sungguh menjadi murid Kristus yang benar dan bertanggungjawab.
1. Miliki mata hati yang bersih, bebas dari kebutaan sehingga bisa membimbing orang lain. Kata Yesus: “Mungkinkah seorang buta membimbing orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lubang? Lukas 6: 39. Mengapa Yesus ungkapkan pernyataan ini? Apakah ada sesuatu yang kurang beres di antara para pendengar? Apakah ada orang yang menganggap dirinya punya mata hati yang bersih dan begitu berani menuntun orang yang sama-sekali tidak tahu apa-apa, walaupun pada kenyataannya dia sama butanya dengan orang yang dituntunnya? Apa pesan dari pernyataan Yesus ini untuk kita? Bagaimana keadaan mata hati kita saat ini, apakah mata hati kita masih bersih dan kita sungguh sadar dan tahu ke mana kita membimbing sesama kita? Kalau mata hati kita tetap bersih dan jernih, marilah kita memuji Tuhan dan memohon padaNya supaya tetap diperkuatkanNya agar mereka yang kita bimbing memperoleh keselamatan dan perubahan positip dalam hidupnya. Kita harus selalu berusaha menjadi murid Kristus yang benar dan bertanggungjawab akan kehidupan iman sesama. Tetapi kalau mata hati kita “buta”dan kita tidak punya kemampuan dan pengetahuan apa-apa tetapi pura-pura berlagak hebat dan tahu, bertobatlah! Karena hasilnya akan sangat berbahaya, keduanya, kita dan yang dibimbing akan terjerumus dalam lubang yang sama. Dosa kita akan jauh lebih besar daripada dosa dari yang kita bimbing. Yesus mengharapkan agar kita menjadi murid yang benar dan bertanggungjawab.
2. Sadarlah akan keterbatasan dan rendah hati selalu. Kata Yesus: “Seorang murid tidak melebihi gurunya, tetapi orang yang sudah tamat pelajarannya akan menjadi sama dengan gurunya.” Lukas 6: 40. Yesus menasihati kita untuk selalu rendah hati dan selalu sadar akan apa adanya kita. Jangan sombong! Kesombongan adalah akar dari semua dosa. Orang sombong dibutakan oleh pikiran dan hatinya yang picik. Orang sombong punya kecendrungan melihat kesalahan sesama, namun abai melihat kesalahannya sendiri. Bagaimana dengan kita? Sebagai murid Kristus, kita harus selalu belajar untuk rendah hati dan bertanggungjawab apa artinya menjadi murid Kristus. Murid Kristus harus selalu rendah hati dan bertanggungjawab.
3. Harus lebih banyak melihat ke dalam diri. Sebelum mengeritik dan menasihati sesama, pertama-tama kita harus melihat diri sendiri dulu. Hari ini, Yesus dengan tegas menegur mereka yang munafik, yang senang sekali menasihati sesama. Kepada mereka, Yesus berkata: “Hai orang munafik, Keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.” Lukas 6: 42. Apakah pernyataan Yesus ini juga ditujukan kepada kita saat ini?
Saudara-saudari… Semoga teguran dan nasihat yang kita dengar dari Yesus hari ini membantu kita untuk kembali melihat diri. Apakah kita tetap menjadi murid Kristus yang benar dan bertanggungjawab? Kalau terkadang kita keliru, maka mari kita bertobat dan memperbaiki diri agar layak dipanggil murid Kristus yang benar dn bertanggungjawab.
Berita Terkait
-
Renungan harian (Katolik) 08 September 2022: "Santa Perawan Maria Lahir Untuk Melahirkan Penebus Kita!"
-
Renungan Islam: Catatan Bagi Perilaku dan Seorang Pemimpin Dalam Mengemban Amanah Tugas
-
Agama Erling Haaland Pernah Jadi Sorotan karena Ucapkan Alhamdulillah, Kini Dia Cetak Sejarah Liga Champions 2022
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan