/
Selasa, 13 September 2022 | 17:20 WIB
Ribuan driver Ojol menggelar aksi unjuk rasa. (Ist)

Deli.Suara.com - Pengemudi ojek online (Ojol) di Medan, Sumatera Utara (Sumut) menggelar demo mendesak pemerintah agar segera menurunkan harga BBM.

Dalam aksinya, ribuan pengemudi Ojol ini turut membawa spanduk yang berisi tuntutan terkait kenaikan BBM yang dirasakan begitu menyengsarakan masyarakat.

Selain itu, massa aksi juga membawa spanduk yang berisi tulisan lirik lagu Galang Rambu Anarki dari musisi legendaris Iwan Fals.

"Maafkan kedua Orangtuamu kalau tak mampu beli susu. BBM naik tinggi, susu tak terbeli, orang pintar tarik subsidi, mungkin bayi kurang gizi," tulis Ojol sambil membentangkan spanduk berwarna kuning.

Bahkan ada juga spanduk menggelitik yang berisi tulisan turunkan harga BBM dan juga Sinamot (mahar pernikahan).

Terkait aksi unjuk rasa ini, Ketua Godams Agam Zubir menyatakan ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan kepada para pemerintah daerah maupun DPRD Sumut. Diantaranya tolak kenaikan BBM subsidi pertailite. 

"Karena kami merasa semakin terbebani, ditambah dengan bahan pokok pasti akan naik. Untuk itu, kami meminta revisi atas penyesuaian tarif baru untuk zona I Pulau Sumatera oleh Kemenhub," ucapnya. 

Selain itu, Agam bilang segera pemerintah merealisasikan payung hukum untuk legalisasi profesi ojek online Indonesia. Ditambah juga mendesak aplikator untuk menjaga stabilitas pasar dengan mengurangi berbagai potongan biaya aplikasi. 

"Serta cabut izin usaha aplikasi yang tidak patuh atas regulasi, ketetapan dan aturan pemerintah," tukasnya.

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Timsus Respons Serangan Hacker, Bjorka Sesumbar Minta Segera Ditangkap

Load More