/
Rabu, 14 September 2022 | 13:08 WIB
Muchdi PR dan Pollycarpus (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pada 7 September 2022 ini, kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir resmi kadaluarsa. Namun, dua hari setelah masa kadaluarsa kasus pembunuhan Munir, peretas yang belakangan ini sedang tenar, Bjorka justru mengangkat kembali ke publik. 

Dalam unggahannya di grup Telegram, Bjorka mengunggah tulisan berjudul “Who Killed Munir?”  

Diungkit kembali kasus pembunuhan Munir membuat satu nama mencuat yaitu Muchdi PR. Dimana saat ini seharusnya Muchdi PR sedang menikmati masa tenangnya. Muchdi PR merupakan orang yang dituding terlibat dalam pembunuhan Munir.

Sebenarnya, Bjorka tidak langsung menjadikan Muchdi PR sebagai sasaran. Target akun anonim itu adalah pemerintahan Indonesia yang masih kacau balau menangani kebocoran data. Akhirnya, data pribadi Muchdi PR pun menjadi salah satu umpannya.

Informasi yang dimuat dalam tulisan Bjorka itu mencakup data pribadi Muchdi PR mulai dari NIK, nomor telepon, email, nomor KK hingga alamat. 

Inilah profil Muchdi PR yang sedang ramai dibahas oleh peretas Bjorka. 

Muchdi PR yang memiliki nama lengkap Muchdi Purwoprandjono ini lahir di Yogyakarta, 15 April 1949. 

Muchdi menjadi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Berkarya periode 2017-2022 menggantikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Sebelumnya, diketahui Muchdi PR adalah purnawirawan perwira tinggi militer Indonesia dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Futsal Finalissima 2022: Portugal vs Paraguay, Argentina vs Spanyol

Muchdi merupakan lulusan Akabri tahun 1970 yang sempat menjabat sebagai Panglima Kodam Tanjungpura di Kalimantan sebagai Komandan Jenderal Kopassus ke-16.

Muchdi PR memiliki jabatan yang cukup mentereng di dunia militer. Ini dia riwayat jabatannya. 

1.    Komandan Peleton Taruna (1971-1972)

2.    Komandan Peleton Parako (1972-1974)

3.    Komandan Kompi Parako (1974-1979)

4.    Komandan Karsa Yudha (1979-1988)

Load More