Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno baru-baru ini mengatakan Rusia menawarkan minyaknya dengan diskon 30% dari tarif internasional.
Jika pemerintah menerima tawaran tersebut, Indonesia akan mengikuti langkah sejumlah negara Asia termasuk India dan China yang sudah lebih dahulu membeli minyak mentah dari Rusia.
Langkah itu membantu Moskow menghindari sanksi ekonomi berat yang dijatuhkan oleh Barat.
Ishaq Rahman meminta pemerintah Indonesia mempertimbangkan dampak terhadap reputasi internasional dan hal yang ia sebut biaya diplomasi seandainya jadi membeli minyak mentah dari Rusia.
Menurutnya, salah satu yang perlu diantisipasi adalah respons Amerika Serikat.
“Kita ketahui bahwa Amerika bisa saja mengambil langkah-langkah yang tegas itu, bahkan mungkin langkah yang ekstrem seperti melakukan embargo atau melakukan peninjauan terhadap berbagai mcam komitmen dalam kerjasamanya dengan Indonesia yang sudah dibangun selama ini,” papar Ishaq.
Ishaq memaparkan, saat ini dunia internasional baik pemerintah, organisasi internasional maupun organisasi masyarakat sipil memberikan atensi yang tinggi dan concern yang serius terhadap perilaku atau tindakan Rusia di Ukraina.
Negara-negara G7 sedang merumuskan batasan harga untuk minyak Rusia dengan maksud membatasi kemampuan Moskow membiayai perangnya di Ukraina tanpa mengurangi ekspor minyaknya ke konsumen di seluruh dunia.
Batasan harga itu diperkirakan sebesar US$40 sampai US$60 per barel. AS telah mengancam akan memberikan sanksi kepada pihak yang membeli minyak Rusia di atas batasan tersebut.
Sedangkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan menahan ekspor ke negara yang menerapkan batasan tersebut, yang dapat memberikan tekanan pada pasar.
Ishaq menyarankan pemerintah mematuhi batasan harga yang ditetapkan G7, bila jadi membeli minyak dari Rusia. Langkah lain yang bisa diambil adalah membeli dari pihak ketiga misalnya China dan India.
“Ini salah satu strategi yang bisa dilakukan karena kalau misalnya pembelian secara langsung dan kemudian sampai terjadi embargo, saya kira secara nyata bisa berdampak terhadap perdagangan internasional kita,” urainya.
Sebelumnya, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM pada akhir Agustus lalu demi mengurangi beban subsidi pada keuangan negara. Presiden Jokowi mengatakan anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun ini telah meningkat tiga kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun.
Subsidi membengkak karena rata-rata harga minyak dunia selama sembilan bulan terakhir berkisar 90 hingga 100 dolar AS per barel, jauh di atas Indonesia Crude Price atau ICP yang ditetapkan di APBN 2022 yaitu 63 dolar AS per barel.
Menurut lembaga pemantau pasar Statista, harga rata-rata minyak mentah Ural, merk minyak terbesar Rusia mencapai US$74,7 per barel pada Agustus 2022, turun dari bulan sebelumnya.
Berita Terkait
-
Billie Eilish Posting Foto Lagi Pipis, Warganet: Estetik Banget
-
Intip Momen Pacaran Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo di Amerika, Rela Jalan Sampai 20 Ribu Langkah!
-
Harga Minyak Mentah Turun, Inflasi Amerika Serikat Berpotensi Semakin Parah
-
Ada Bungkus Rokok di Meja Anya Geraldine dan Enzy Storia: Gue Coba Yang Aneh-aneh Dalam Hidup
-
Tak Senang Jokowi Dituding 'Kabur' Saat Demo Tolak BBM di Istana, Ngabalin: Agenda Presiden Diatur 3 Bulan Sebelumnya!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
-
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Ada Daging Ayam dan Lembu, Buahnya Anggur dan Apel
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen