Deli.Suara.com - Pasca pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 3 September 2022 silam, gelombang protes unjuk rasa masih terus berlanjut hingga saat ini.
Jumat (16/9/2022), massa aksi yang tergabung dalam Aksi Bela Rakyat (Akbar) Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan pernyataan menolak kenaikan harga BBM yang dirasakan sangat menyulitkan masyarakat.
Aksi pernyataan sikap ini disampaikan massa Akbar Sumut di Masjid Raudhatul Islam di Jalan Putri Hijau Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat.
Ketua Akbar Sumut Ustaz Indra Buana Tanjung mengatakan kenaikan harga BBM ini telah menimbulkan kecemasan dan ancaman dalam sosial ekonomi yang berdampak pada sektor lainnya.
Ia mengatakan ada tiga hal penting yang menjadi pertanyaan sikap Akbar Sumut, pertama, agar pemerintah segera memenuhi tiga tuntutan rakyat atau Tritura yaitu kesatu turunkan harga BBM.
"Kedua turunkan harga-harga bahan pokok, dan ketiga, tegakkan supremasi hukum," ujar Indra bersama puluhan massa aksi lainnya.
Point selanjutnya massa aksi juga mendesak agar segera dilakukan audit rantai produksi dan distribusi minyak dan gas dalam dan luar negeri.
"Disertai percepatan pengimplementasian penggunaan bahan bakar alternatif yang terjangkau oleh masyarakat miskin serta mendukung kelestarian lingkungan serta SDA Indonesia," tegasnya.
Terakhir, Indra juga mengatakan kalau pemerintah telah ingkar janji (Nawacita) terhadap rakyat Indonesia dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 17 September 2022 : Medan, Binjai, Kabanjahe Dilanda Hujan
"Melalui mendorong partisipasi publik dalam proses pengambilan kebijakan publik dengan meningkatkan peran aktif masyarakat pengambilan kebijakan publik," ujarnya.
"Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera terutama komitmen untuk membangun pemberdayaan buruh yang salah satunya dilakukan melalui pengendalian tingkat inflasi," sambungnya.
Akbar Sumut menegaskan pihaknya akan tetap konsisten menyampaikan pernyataan sikap, hingga tuntutan harga BBM turun dipenuhi pemerintah.
Berita Terkait
-
Menjamu Laskar Wong Kito, Pelatih I Putu Gede: Tak Perlu Melihat Nama Besar Sriwijaya FC
-
Tak Ikut Demo Kenaikan Tarif, Ojol Lagi Antar Orang Malah 'Dirujak' Driver Lain: Solidaritas!
-
Pesantren Tahfiz Quran di Sibolangit Digeruduk Sekelompok Orang, Laskar Ormas Islam Marah Besar
-
Selebgram Medan Ditangkap Polisi Diduga Gegara Arisan Online
-
Terima Lawatan Sriwijaya FC di Stadion Teladan, PSMS Ogah Lengah
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai