Suara.com - PSMS Medan tak mau menganggap remeh tamunya, Sriwijaya FC yang akan dihadapi di Stadion Teladan, Medan, Minggu (18/9/2022) lusa pada laga lanjutan Liga 2 2022/2023 Wilayah Barat.
Pelatih kepala PSMS, I Putu Gede mengatakan meski bermain di kandang sendiri, ia mengingatkan anak-anak asuhnya tidak menganggap remeh lawan.
"Jangan sampai lengah. Semua pemain lawan harus diwaspadai, semua sama bahayanya," ucap Putu seperti dimuat Antara, Jumat (16/9/2022).
Putu mengatakan, kemenangan pada laga kontra Karo United di Derbi Sumatera Utara pekan lalu menjadi modal penting, juga membuat motivasi anak-anak asuhnya untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
"Kita nggak perlu juga melihat nama besar Sriwijaya, pada intinya ini kita main di kandang. Kita mesti maksimal untuk memenangkan pertandingan dan momentum lawan Karo jadi motivasi, pondasi untuk kebangkitan kita," tutur sang juru taktik.
"Nah, ini penting untuk kesolidan kita. Ini yang harus dikuatkan lagi, karena pertandingan tanpa satu kesatuan, kolektivitas, nggak akan ada hasilnya. Ini yang perlu dikuatkan karena ini momentum kita ketika lawan Sriwijaya hari Minggu nanti."
Meski demikian, lanjut Putu, pihaknya tetap mengantisipasi sang calon lawan. Terlebih Sriwijaya FC mampu memetik satu poin atas tuan rumah PSDS Deli Serdang di laga terakhir mereka.
"Yang perlu diantisipasi adalah motivasi pemain Sriwijaya. Karena beberapa pemain Sriwijaya juga banyak anak asal Sumatera Utara, itu yang perlu kita waspadai. Apalagi mereka belum ada pulang setelah lawan PSDS, mereka fokus di sini (Medan). Jadi itu juga perlu diantisipasi persiapan mereka," tukas pelatih berusia 48 tahun itu.
Baca Juga: Menjamu Deltras Sidoarjo, Striker Persipura Sansan Minta Dukungan Langsung Masyarakat Papua
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar