Deli.Suara.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara bersama Kemenparekraf memberikan pelatihan/bimbingan teknis (Bimtek) Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari dinas pariwisata dari seluruh Sumatera Utara.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Event, Kemenparekraf, Rizki Handayani menyampaikan penyelenggaraan event yang berkualitas membutuhkan komitmen dari berbagai pihak dan yang utama adalah komitmen pemimpin daerah serta adanya ASN yang memiliki pemahaman terhadap standar penyelenggaraan event itu sendiri.
"Kami berharap, bahwa penyelenggaraan event di daerah yang berkualitas memberikan dampak terhadap kunjungan wisatawan pada akhirnya mendukung percepatan pemulihan pariwisata, percepatan tumbuhnya lapangan kerja serta kesempatan usaha seluas-luasnya bagi UMKM Ekraf di daerah," terangnya, Selasa (20/9/2022).
Dia menambahkan, Kemenparekraf memiliki visi utama serta tujuan untuk menjadi Indonesia destinasi Event yang berkelas dunia.
Hal ini memungkinkan karena Indonesia memiliki kekayaan budaya, alam dan kreatifitas yang sangat beragam sebagai modal utama di dalam muatan event.
"Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan strategi untuk meningkatkan kualitas penyelenggara event di daerah dan untuk itu diperlukan SDM berkompeten, kreatif dan profesional dalam penyelenggaraan event. Salah satu faktor keberhasilan adalah tersedianya ASN daerah yang memiliki peran penting sebagai pembuat regulasi, pembina, pendamping, pengawas dan bahkan penyelenggara dari event tersebut," tambahnya.
Bimtek yang melibatkan 50 orang peserta ASN dari kabupaten/kota di Sumut selama dua hari mulai tanggal 20-21 September 2022 itu untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan ASN dalam membuat event yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Laila Jamilah Lubis mengatakan ASN harus bisa membuat konsep event, bekerjasama dengan stakeholders, pemasaran dan promosi event, perencanaan anggaran, menajemen risiko dan merancang pelaksanaan event yang berkelanjutan, sehingga event yang dilaksanakan berkualitas.
“Sebagai pengawal kebijakan pemerintah, pelaksana visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan pariwisata Sumut Bermartabat. Sebagai ASN, kami harus bisa terlibat langsung dalam penyelenggaraan segala aktifitas kepariwisataan yang ada,” katanya disela pembukaan Bimtek.
Baca Juga: Kepala Desa di Sumut Ditangkap Main Judi Online, Polisi Beberkan Kronologinya
Dia menjelaskan, dalam dunia kepariwisataan event yang selenggarakan tidak hanya berorientasi pada masyarakat lokal saja akan tetapi juga menyasar para wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.
“‘Maka dari itu perlu ada penyesuaian teknis penyelenggaraan event, agar event tersebut benar-benar bisa menjadi daya tarik wisata, yang nantinya mampu memberikan dampak ekonomi dan kunjungan wisatawan di Sumut," ucapnya.
Ia menambahkan event yang menarik untuk dikunjungi maka event tersebut harus memiliki yang mengangkat keunikan serta ciri khas dari tradisi, seni legenda dan alam yang dikemas secara kreatif dan memberikan unsur hiburan.
Disamping itu juga, harus dapat memberikan edukasi atas nilai-nilai pertunjukan yang akan ditampilkan, baik itu isu lingkungan, isu sosial maupun isu lainnya.
"Disinilah pentingnya menjalin komunikasi antara ASN, pelaku seni, pelaku kreatif untuk dapat berkolaborasi dengan intens untuk mendapatkan ide-ide kreatif yang baru dan yang tidak kalah penting sebuah event yang sukses tentunya perlu dipromosikan kepada masyarakat diluar daerah," tambahnya.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Gandeng izin.co.id, Kemenparekraf Permudah Perizinan Usaha Pelaku UMKM Ekraf
-
Genjot Digitalisasi Ekosistem Pariwisata, Telkom dan Injourney Kembangkan Tourism Collaborative Platform
-
Kemenparekraf Fasilitasi Industri Pariwisata Ikuti Outbound Travel Mart dan Sales Mission ke India
-
Musa Rajekshah Ingatkan Agar Jauhi Politik Uang pada Pemilu 2024
-
Gelar Demo Sampai Malam di DPRD Sumut, Satpol PP Bertindak Angkut Kelompok Tani ke Mess
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan