Deli.Suara.com - Viral di media sosial (Medsos) video yang memperlihatkan wanita mengamuk dan memarahi seorang polisi Polrestabes Medan.
Dilansir dari SuaraSumut.id, Selasa (20/9/2022), dalam video tersebut tampak seorang wanita yang belum diketahui namanya itu mendatangi seorang polisi berpakaian seragam yang sedang duduk di dalam ruangan kantor polisi.
Begitu berjumpa dengan anggota polisi itu, wanita itu langsung melampiaskan kemarahannya dengan mengeluarkan kata-kata bernada kekecewaan.
"Di sini bapak yang harus tanggungjawab, kok enak aja bapak. Jelaskan dulu ini, kami gak mau, coba jelaskan dulu," kesal wanita itu sambil merekam video menggunakan kamera ponsel.
"Bapak pintar membuat ini, pintarkan membuat ini, coba dulu jelaskan sama kami. Coba jelaskan dulu ini," sambungnya.
Lebih lanjut, wanita ini juga menanyakan kepada anggota polisi itu kenapa laporannya dihentikan.
"Ini penghentian bapak yang buat, suka-suka hati bapak. Bapak sudah mainkan hukum ini. Bapak pandai berbuat, tanggungjawab. Di sini kami yang dirugikan," kesal wanita itu.
Bahkan, wanita itu juga menuding kalau dirinya telah memberikan sejumlah uang agar kasusnya dapat diproses.
"Udah bapak makan uang saya 5 juta, saya di sini benar, bukan salah. Pegang ini, pegang," katanya sembari menunjukkan lembar kertas SP3.
Baca Juga: Percepat Pemulihan Pariwisata Sumut, ASN Disbudpar Ikuti Pelatihan
Meski terus dicecar oleh wanita itu, anggota polisi itu irit bicara. Ia malah mencoba mengambil Hp warga yang merekam video.
Tak lama berselang, anggota polisi lain masuk ke dalam ruangan tersebut dan mencoba menenangkan situasi.
"Nakal ini pak, nakal. Kalau polisi nakal kan, harus direkam," ucapnya.
Sementara lelaki yang ikut mendampingi wanita itu mengungkapkan alasan mereka ribut di kantor polisi. Menurutnya, mereka telah membuat laporan tahun 2016 dengan melengkapi bukti, namun kasusnya malah dihentikan.
"Saya laporkan sendiri, gak sanggup saya bayar pengacara, tapi dimainkan sama orang ini (sambil menunjuk anggota polisi). Jahat orang ini pak. Kalau saya pakai pengacara, gak berani dia buat SP3 ini," pungkasnya.
Penjelasan Kasat Reskrim
Berita Terkait
-
Viral Kisah Ayah Dipecat Gegara Fitnah Senior yang Iri, Pelaku Kena Karma Terlindas Truk saat Pulang Kerja
-
Aminkan Ucapan Najwa Shihab, Pimpinan Komisi III DPR: Gaya Hidup Mewah Polisi itu Realita bukan Tuduhan
-
Profil Reza Arap, Musisi yang Diterpa Isu Perselingkuhan hingga Trending Twitter
-
Publik Syok Abis Gara-gara Pria Ini Tanya Pengeluaran Per Bulan Orang-orang: Kerjanya Apa sih?
-
Dulu Sebut Maafkan Istri Jika Selingkuh, Kini Reza Arap yang Diduga Selingkuh, Netizen: Plot Twist
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea