/
Selasa, 27 September 2022 | 10:36 WIB
Ketua IPW Teguh Santoso. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Teguh Santoso kembali menyampaikan pernyataan menohok seputar konsorsium 303 judi yang menyeret sejumlah oknum polisi.

Ia memaparkan laporan keuangan Konsorsium 303 yang mengalir masuk ke oknum polisi. Uang ini diduga diberikan sebagai upeti agar bisnis haram judi berjalan aman dan lancar.

Teguh menyampaikan uang aliran Konsorsium 303 yang nilainya fantastis ini digunakan untuk bermacam-macam, mulai dari cerutu, minuman hingga lainnya. 

"Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso paparkan bahwa yang disebut sebagai laporan keuangan Konsorsium 303, digunakan untuk bermacam-macam: cerutu, minuman, hingga operasional oknum Polisi," ujar Aiman Wicaksono lewat Twitternya, seperti dilihat Deli.Suara.com, Selasa (27/9/2022).

Lebih lanjut, Aiman juga mencuit bahwa Ketua IPW meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas Konsorsium 303 ini.

“Data valid atau tidak, kebenarannya itu harus didalami oleh Polri. Kalau mereka serius, mereka pasti punya catatan adanya tim yang ke luar negeri,” jawab Sugeng.

Isu konsorsium judi 303 Ferdy Sambo kembali menyeruak, setelah temuan PPATK mengenai transaksi Rp 155 triliun dari judi online.

Tim khusus Polri iuga didesak untuk menjelaskan keterlibatan dua orang sipil dalam kasus Ferdy Sambo dan Konsorsium 303, sekaligus membongkar perannya

"Timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan tali-temali antara Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 Triliun milik Konsorsium 303, dengan dua orang sipil," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso seperti dilansir dari SuaraSumut.id, Senin (19/9/2022) malam.

Baca Juga: Detik-detik Tempat Hiburan Malam di Deli Serdang Dibakar OTK, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Ia mengatakan konsorsium Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 triliun, dan dua orang sipil itu terkait satu sama lain, dalam kaitan pemberian dukungan kepada pencalonan capres tertentu pada 2024 di mana Irjen Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya.

"IPW mencium aroma amis keterlibatan dua orang sipil dalam kasus Sambo dan konsorsium 303," ujar Teguh.

Heboh Konsorsium Judi Kaisar Sambo
Konsorsium Judi Kaisar Sambo ini awalnya muncul di pertengahan bulan Agustus 2022, tak lama kasus pembunuhan berencana terhada Brigadir J terungkap.

Diagram terkait skema Konsorsium 303 yang melibatkan Ferdy Sambo, dengan julukan Kaisar Sambo ini beredar di media sosial. Nama-nama lain yang tercantum juga ikut tersorot dalam grafik Konsorsium 303 itu.

Rumor tentang Konsorsium 303 itu kemudian menjadi topik perbincangan hangat di berbagai lini publik. Isu tersebut muncul sebagai buntut panjang kasus pembunuhan Brigadir J yang juga melibatkan Ferdy Sambo.

Isu dari skema Konsorsium 303 itu meliputi perjudian, minuman keras, penyeludupan suku cadang palsu, solar subsidi, tambang ilegal, hingga solar prostitusi.

Load More