Deli.Suara.com - Sebuah aplikator ojek online (Ojol) mengirim notifikasi kepada para driver untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Hanya saja, dalam notifikasi tersebut tertulis driver yang berdomisili atau memiliki KTP Kota Medan. Namun, terpantau untuk driver ojol yang domisili Deli Serdang dan Binjai belum mendapatkam notifikasi.
Dalam tulisan pengumuman itu :
Isi Formulir Calon Penerimaan Bantuan Sosial
Rekan mitra, Sehubung dengan rencana Pemerintah Kota Medan untuk memberikan bantuan sosial kepada mitra driver roda dua gojek aktif (menyelesaikan 1 orderan para priode 23 Agustus 2022- 22 September 2022) yang mempunyai KTP Medan.
Mendengar notifikasi itu, Igun dan Budi sebagai driver ojol menyambut baik adanya bantuan tersebut. Apalagi saat ini orderan munurun dimungkinkan tarif naik atau ekonomi menurun.
"Ya senanglah kalau dapat bantuan itu, bisa menambah pemasukan rumah tangga," ucap Igun Warga Medan Barat, kepada Deli.Suara.com, Rabu (28/9/2022).
Hanya saja, saat berita ini diturunkan Igun belum mendapatkam bantuan lunak uang itu. Masih tahap pendataan diri sebagai ojol di aplikasi.
"Sampai sekarang belum ada, ya mudah-mudahan cepat tersalur," ucapnya.
Namun terpantau untuk ojol ber-KTP Deli Serdang dan Binjai belum mendapatkan notifikasi dari aplikator terkait bantuan tersebut.
Baca Juga: 'Smile' Film Wajib Tonton bagi Penggemar Genre Horor. Ini Sinopsisnya!
"Ya belum ada dapat bang notifikasi dari aplikator, semoga dapat lah. Kan lumayan kalau dapat BLT," akui Dika salah satu driver ojol ber-KTP Binjai.
Presiden Jokowi memerintahkan bantuan sosial sebesar Rp 24,17 triliun dari pengalihan subsidi BBM itu sudah dapat disalurkan pekan ini ke masyarakat.
Dari total bantuan itu, masyarakat akan diberikan tiga jenis bantuan berupa bantalan sosial, diantaranya:
Bantuan Langsung Tunai
Bantuan pertama yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 20,65 juta kelompok masyarakat sebesar Rp150 ribu sebanyak empat kali, dengan total anggaran Rp12,4 triliun.
1. Bantuan Langsung Tunai
Berita Terkait
-
Pos Indonesia Tancap Gas Salurkan BLT BBM ke Daerah 3T
-
Presiden Jokowi ke Penerima BLT BBM: Jangan untuk Beli Handphone dan Pulsa
-
7 Golongan yang Tidak Akan Mendapat BSU 2022 Rp 600 Ribu, Anda Termasuk?
-
Informasi Lengkap Bansos Ojol 2022: Syarat, Besaran Dana, Jadwal Pencairan hingga Cara Ceknya
-
Viral Stadion Teladan Medan Banjir, Genangan Air Dikuras Pakai Papan Sponsor
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 Sabun Cuci Muka Wardah yang Bagus untuk Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah dan Segar
-
Siswa SMP di Siak Meninggal Akibat Ledakan Sosok Berprestasi Bidang Sains
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Sosok Berkepala Lancip di Rumpun Bambu Dekat Halaman Belakang Rumah Pakpuh
-
Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026, Rahasia Makeup Glowing
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Dikenal Introvert di Kampus
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Dilema Slow Living di Purworejo: Antara Gaji UMR dan Realitas Ekonomi