/
Kamis, 29 September 2022 | 11:46 WIB
Rumah mewah Apin BK di Komplek Cemara Asri digeledah polisi. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Istri Apin BK alias Jonni gagal diperiksa penyidik Polda Sumut, terkait atas dugaan kasus judi online terbesar di Sumatera Utara (Sumut), yang namanya juga disebut dalam Konsorsium 303 Kaisar Sambo.

Seyogyanya, istrinya tersebut akan dilakukan pemeriksaan lanjutan kembali pada Rabu (29/9/2022) kemarin. Namun yang bersangkutan, mangkir dari panggilan penyidik.

"Iya jadwalnya seperti itu, namun tidak hadir karena sakit," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Po Hadi Wahyudi kepada Deli.Suara.com, Kamis (29/9/2022).

Saat ditanya kapan ada lagi pemeriksaan lanjutan, Kabid Humas menyampaikan pihak penyidik maaih melakukan komunikasi kepada Penasehat Hukum Istri Apin BK.

"Penyidik berkomunikasi dengan PH (Penasehat Hukum)," tambahnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian meminta setiap orang yang diperiksa dalam kasus ini untuk bersikap kooperatif.

Saat ini, Apin BK yang kini diduga lari ke Singapura masih diburu. Kepolisian Republik Indonesia sudah meminta Interpol untuk mengeluarkan red notice untuk Apin BK.

Diketahui, Apin BK disebut-sebut dalam struktur Konsorsium 303 Kaisar Sambo yang beredar luas di media sosial (Medsos).

Ternyata, bisnis judi online ABK yang kantornya berada di Kompek Cemara Asri Deli Serdang, beberapa waktu lalu digerebek Polda Sumut.

Baca Juga: Mengenang Komisaris Utama Wismilak (alm) Willy Walla, Ini Profil Lengkapnya

Penggerebekan berlangsung pada Selasa (9/8/2022) dinihari. Lokasi ini diduga kuat sebagai operator situs judi online terbesar di Sumut LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.

Dalam penggerebekan itu ratusan unit komputer dan laptop yang diduga digunakan untuk menyebar situs judi online diamankan polisi. 

Namun, Apin BK yang merupakan bandar judi online hingga kini belum ditangkap, dan masih dalam pengejaran polisi.

Reporter: Beni Nasution 

Load More