Deli.Suara.com - Dua dari lima orang tenaga kesehatan (Nakes) yang menggelar aksi jahit mulut di Kantor DPRD Asahan, jatuh pingsan dan terpaksa dibawa ke rumah sakit terdekat, Kamis (29/9/2022).
Kedua Nakes yang bertugas sebagai Tenaga Medis Sukarela (TKS) di Puskesmas Kabupaten Asahan ini pingsan karena mengalami dehidrasi setelah dua hari menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Asahan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kisaran Timur.
Aksi jahit mulut ini merupakan simbol sakitnya profesi yang mereka jalani selama bertahun-tahun tidak mendapatkan gaji dan perhatian dari pemerintah setempat.
Kasi Humas Polres Asahan Ipda Boris saat dikonfirmasi Deli.Suara.com melalui seluler membenarkan adanya para aksi itu dibawa ke RSU Kisaran untuk dilakukan penangan medis.
"Ada dua orang yang dibawa ke rumah sakit. Tiga orang lagi diamankan agar tidak terjadi yang sama," ucapnya.
Sementara itu, Waka Polres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar mengatakan personel Polwan Polres Asahan dengan humanis melakukan pendekatan dan membaur bersama para pengunjuk rasa dari tenaga medis untuk mendengarkan cerita serta keluhan mereka.
"Pada saat berlangsungnya aksi unjuk rasa yang melakukan aksi jahit mulut tiba tiba pingsan karena dehidrasi dan kelelahan saat pelaksanaan aksi di halaman kantor DPRD Asahan dan rapat di ruang Rapat Komisi B Kantor DPRD Asahan," ujar Kompol Sri Juliani.
Melihat hal itu, kata Waka Polres, personel Polwan dengan sigap membantu menggotong dan membawa ke mobil ambulance untuk di bawa ke Rumah Sakit Umum Kisaran.
"Pelaksanaan pengamanan telah selesai dengan berlangsung aman dan terkendali," pungkasnya.
Baca Juga: Pengusaha Ini Yakin AS Akan Jatuh ke Jurang Resesi pada Tahun 2023
Aksi yang mereka lakukan adalah teriakan mereka yang hampir tidak pernah digaji dari sumber keuangan daerah (APBD).
Selama ini mereka hanya menerima sisihan honor yang diambil dari tenaga kesehatan (nakes) PNS. Setiap bulannya mereka hanya menerima uang berkisar Rp 50 sampai 150 ribu per orang.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Oknum Pejabat Pemkab Asahan Diciduk Saat Asyik Pakai Narkoba
-
Tenaga Kesehatan di Asahan Aksi Jahit Mulut, Ini Tuntutannya
-
Tujuh Remaja Pembuat Video Berisi Ancaman Senjata Tajam yang Viral di Media Sosial Ditangkap Polisi
-
Dinkes DKI: Tak Ada Nakes yang Alami Kelelahan Mental Selama Pandemi
-
Massa Nakes Demo di Silang Monas Meminta ke Jokowi Angkat Jadi ASN Tanpa Tes
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki
-
Denise Chariesta Dikecam Lagi Usai Anaknya Gigit Briella dan Langsung Kabur Tanpa Minta Maaf
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Harga Murah, Tak Harus Rp700 Ribu per Pasang
-
Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya di Sini
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
Start yang Tak Sama: Ketika Privilege Bisa Mengasah atau Mematikan Potensi