Deli.suara.com - World Teacher’s Day atau Hari Guru Sedunia selalu diperingati setiap tanggal 5 Oktober, dan di tahun 2022 ini Hari Guru Sedunia sudah memasuki peringatan yang ke-28 tahun. Melansir dari laman resmi UNESCO, Hari Guru Sedunia diproklamasikan pada tanggal 5 Oktober 1994.
Proklamasi World Teacher’s Day ini dilakukan ketika konferensi khusus antar berbagai negara di seluruh dunia yang saat itu diadakan UNESCO di Paris. Dilansir dari DetikNews, tahun ini World Teacher’s Day mengangkat tema ‘Transformasi Pendidikan Dimulai dari Guru’.
“Hari ini, di hari World Teacher’s Day, kami merayakan peran penting guru dalam mengubah potensi peserta didik dengan cara memastikan mereka memiliki alat yang mereka butuhkan untuk bertanggung jawab atas diri mereka sendiri, orang lain, dan bumi ini,” tutur Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay.
Dalam memperingati World Teacher’s Day, Ditjen GTK Kemendikbud Ristek Indonesia juga akan menggelar Sapa GTK Episode 8 dengan tajuk ‘Wujudkan Guru Berkualitas Melalui Seleksi Guru ASN PPPK’, pada Rabu (05/10/2022).
“Jadi, kami masih kekurangan guru ASN di sekolah negeri sebanyak 781 ribu,” ungkap Nunuk Suryani selaku Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek.
“Perlu diingat, guru itu harus memenuhi kualifikasi dan kompetensi sebagaimana ada dalam UU Guru dan Dosen. Maka, tes yang diberikan harus mengukur kompetensi profesional, pedagogi, sosial dan kepribadian,” kata Nunuk saat di wawancara.
Tak hanya mengapresiasi para guru dengan membuka kesempatan pendaftaran sebagai guru ASN, di hari guru ini juga masyarakat di seluruh dunia patut menghargai jasa para guru yang selama ini selalu memberikan ilmu yang tak ada batasnya. Sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, guru juga berhak diapresiasi atas jasa yang ia berikan untuk mencerdaskan anak bangsa di seluruh dunia.
Dilansir dari laman seputarlampung.com, Selasa (4/10/2022) ada beberapa contoh puisi karya anak bangsa untuk memperingati hari guru sedunia.
Terimakasih, Guru
Karya: Chairil Anwar
Baca Juga: TERKUAK! Alasan Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J karena Cinta Kepada Putri Candrawathi
Terima kasih, guru
Untuk teladan yang telah kau berikan
Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan
Dan merefleksikan itu semua pada karakter dan pribadiku
Aku mau menjadi sepertimu
Pintar, menarik, dan gemesin,
Positif, percaya diri, protektif
Aku mau menjadi sepertimu
Berpengetahuan, pemahaman yang dalam
Berpikir dengan hati dan juga kepala
Memberikan kami yang terbaik
Dengan sensitif dan penuh perhatian
Aku mau menjadi sepertimu
Memberikan waktumu, energi dan bakat
Untuk meyakinkan masa depan yang cerah
Pada kita semua.
Terima kasih, guru
Yang telah membimbing kami
Aku mau menjadi sepertimu
Guruku Pahlawanku
Karya: Ita Kurniawati
Guruku,
Semua letihmu itu tulus
Tutur katamu halus
Didik kasihmu sungguh bagus
Menghantarkan kami untuk segera lulus
Guruku Pahlawanku,
Pagi-pagi sudah wangi
Menjemput sang pelangi
Mengantarkan kami meraih mimpi
Demi Ibu Pertiwi
Guruku Pahlawanku,
Bertahun-tahun menahan diri
Dari keinginan hati
Akan nafsu duniawi
Walau kadang makan hati
Guruku Pahlawanku,
Bagaimana tidak hebat
Tiap hari menopang martabat
Walau kadang tak bersahabat
Namun tetap harus kuat
Pahlawan yang Terlupakan
karya: Ahmad Muslim Mabrur Umar
Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
Sosok yang terkadang terlupakan
Sosok yang sering tak dianggap
Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini
Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
Ia tak paham genggam senjata api Ia tak bertarung di medan perang
Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya
Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
Bukan ia yang diharap menang
Namun suksesmu dan suksesmulah menangnya
Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini
Karenanyalah kudapat tulis sajak ini
Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa
Mungkin telah teringat olehmu kawan
Mungkin telah kau terka jawabnya
Ialah pahlawan dan orang tua kedua
Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan.
Demikian sejarah dan beberapa puisi untuk memperingati Hari Guru Sedunia 2022 ini. [ABI]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?
-
Tren Viral Transisi Imam Tarawih di TikTok: Syiar atau Riya?
-
Surat Cerai di Meja Sahur
-
Banjir Pasaman Barat Mengintai, Pemkab Ingatkan Warga Tepi Sungai Waspada!
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026 Mulai Kapan? Cek Jadwal Resminya
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026