Deli.suara.com - Pola asuh Nikita Willy untuk sang buah hati, Baby Izz menyedot perhatian banyak orang. Dia memutuskan menggunakan metode BLW (Baby Led Weaning).
BLW adalah metode memperkenalkan makanan kepada bayi dengan membebaskan sang bayi makan sendiri.
Meski ada yang tak setuju, tak sedikit yang salut dengan pola asuh Nikita Willy karena mengajarkan anak mandiri sejak dini. Tanpa babysitter, Nikita Willy mengasuh Baby Izz bareng Indra Priawan sejak Baby Izz lahir.
Berikut beberapa tips pola asuh BLW yang diterapkan Nikita Willy kepada anaknya.
1. Tanpa Baby Sitter
Sejak melahirkan anak pertamanya pada April 2022 lalu, Nikita Willy memutuskan untuk merawat sang buah berdua dengan sang suami tanpa bantuan baby sitter. Fokus urus buah hati, artis dengan nama lengkap Nikita Purnama Willy ini memilih untuk libur sementara dari aktivitas syuting
2. Tidak Pakaikan Baby Izz Sarung Tangan
Dalam Story Instagramnya, Nikita Willy pernah paparkan secara singkat soal cara pola asuh yang diterapkannya kepada Baby Izz. Artis kelahiran 1994 ini menjelaskan jika sejak kecil ia tidak pernah memakaikan Baby Izz sarung tangan.
“Dari lahir aku tidak pakaikan Izz sarung tangan, karena menurut buku montessoriyang aku baca supaya bayi bisa meraba hal hal baru melalui tangannya (sensory sejak lahir).” Tulis Nikita Willy
Baca Juga: Dua Pilar Satu Atap, Film Produksi Mahasiswa Unsri Juarai Festival Film Kemenparekraf
“Usia 3 bulan Izz juga mulai memasukkan tangan ke mulut, juga tidak pernah aku larang.” Tambahnya
“Usia 4 bulan kita ajarkan untuk ambil mainan dihadapan mukanya. Jadi 4-5 bulan dia sudah suka masukin barang2 yang kita berikan di depan mukanya lalu memasukkan ke mulutnya, tidak pernah dilarang asalkan aman supaya dia tau oh barang ini keras, lembut, dll.” Paparnya lagi.
3. Ajarkan Anak Tidur Sendiri
Sejak Baby Izz berusia 4 bulan, Nikita Willy sudah ajarkan sang buah hati untuk tidur sendiri. Nikita Willy menjelaskan bahwa mengajarkan Issa untuk tidur sendiri merupakan tujuan ia dan Indra Priawan kalau sudah punya anak.
“Kenapa Issa kita latih untuk tidur sendiri, karwna itu udah tujuan aku dan Indra kalau punya anak, mereka harus punya kamar sendiri dan tidur sendiri. Jadi kita ajarin dari kecil gitu, takutnya nanti kalau kita ajarin saat todler, akan susah banget ngelepasnya gitu.” Jelas Nikita Willy.
Sang buah hati sempat tak ingin tidur sendiri, namun ketelatenan dan kesabaran Nikita Willy akhirnya membuat Baby Izz bisa tidur sendiri di usianya yang masih 4 bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana