Deli.suara.com - Bintang sepak bola yang terkenal dengan julukan CR 7 atawa Cristiano Ronaldo sepertinya sudah mulai kehilangan magisnya. Napoli yang disebut sebagai tujuan ideal Cristiano Ronaldo seusai dari Setan Merah, sudah menyampaikan tak merekrut pemain pada bursa transfer Januari.
Bahkan sebelumnya, klub-klub top Eropa yang sempat didekati manajemen Ronaldo, mulai dari Chelsea, Napoli, Bayern Munchen, Atletico Madrid, Barcelona, bahkan sampai Sporting Lisbon, semuanya menolak.
Kontrak CR7 dengan MU berakhir pada musim ini, meskipun memiliki opsi perpanjangan. Akan tetapi dengan baru mencetak dua gol dan memberikan satu assist sejauh ini, membuat nama Ronaldo masuk dalam bursa transfer Januari.
Penolakan oleh banyak klub ini menimbulkan tanda tanya: kenapa Ronaldo ditolak oleh banyak klub papan atas? Apakah ini pertanda sudah waktunya CR 7 bermain di liga lain seperti Liga 1 di Indonesia?
Salah satu faktor yang paling mengemuka adlah tarif gaji Cristiano Ronaldo saat ini paling mahal di Liga Inggris dengan 515 ribu Poundsterling per pekannya! Jumlah itu lebih tinggi 100 ribu dari Kevin de Bruyne dan 125 ribu dari Erling Haaland.
Dengan gajinya yang tinggi itu lah, banyak klub enggan mengontraknya. Permintaannya terlalu fantastis untuk bisa dianggarkan ke dalam anggaran gaji pemain.
Hal ini yang sempat mencegah Atletico Madrid untuk bisa melancarkan tawaran resmi. Presiden Atletico Enrique Cerezo dengan jelas bahwa timnya tidak bisa mendatangkan Ronaldo karena alasan praktis, yaitu gaji.
Begitu pula dengan Napoli yang berminat mendatangkan pemain tersebut kembali ke Italia. Napoli saja urung mendapatkan Paulo Dybala yang gajinya hampir setengah lebih rendah daripada Ronaldo itu.
Alasan filosofi klub juga menjadi dasar beberapa klub menolak Ronaldo. Penolakan berkelas disampaikan oleh Bayern Munchen yang sejak awal dikaitkan dengan Ronaldo. Dari sisi finansial, raksasa Bundesliga ini tidak ada masalah untuk mendatangkan Ronaldo.
Baca Juga: Ditolak Ashanty, Anang Hermansyah Ngaku Jatah Ranjang Berkurang Gara - gara ini
CEO Bayern Munchen Oliver Kahn bahkan mengaku sempat ada pembicaraan secara internal untuk mendatangkan sang pemain. Tetapi hasil dari pembicaraan tersebut adalah tidak jadi merekrut Ronaldo.
"Kemudian kami sampai pada kesimpulan bahwa, terlepas dari rasa hormat kami untuk Ronaldo, dia tidak akan cocok dengan filosofi kami dalam situasi saat ini," katanya.
Barcelona juga sempat muncul dalam kabar transfer Ronaldo. Rival berat Real Madrid itu tidak menampik bahwa sempat ada ketertarikan mendatangkan Ronaldo ke Spotify Camp Nou.
Meski begitu, presiden Barcelona Joan Laporta menjelaskan hal tersebut tidak terjadi karena pihaknya memprioritaskan transfer Robert Lewandowski.
"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Jorge Mendes. Tapi dalam hal ini, kami memutuskan untuk memilih Lewandowski dan tahu dia sangat penting untuk kesuksesan kami," ucapnya.
Chelsea yang sedang ketiban rezeki dengan masuknya Todd Boehly pun punya alasan yang kurang lebih sama dengan Barcelona. Keinginan memboyong Ronaldo ada, tetapi kalah prioritas untuk pemain-pemain lain yang lebih dibutuhkan, seperti di sektor pertahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026