Deli.suara.com - Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.
Sebagaimana biasanya, peringatan Sumpah Pemuda selalu berkesan bagi Pastor Serafin Dani Sanusi OSC.
"Sumpah Pemuda menurut saya momen penting bagi orang muda, untuk mengenang, menjalankan dan memandang," tutur Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan kepada Deli.suara.com di Catholic Center Medan, Jumat (28 Oktober 2022).
Imam Ordo Salib Suci (OSC) menjelaskan, bahwa Sumpah Pemuda adalah sejarah yang menjadi bagian dari perjalanan hidup bangsa Indonesia. "Namun, sekarang telah menjadi tolak ukur bagi orang-orang muda."
"Pertama, saya melihat Sumpah Pemuda itu dari nilai persatuannya. Bangsa ini kuat karena persatuannya. Bukan Ketuhanan," katanya. "Kalau bangsa ini memulai dari Ketuhanan, bangsa ini pasti pecah."
Dari nilai persatuan tersebut kemudian dilandasi oleh keadilan. Dan menyusul dilandasi oleh agama. "Dari sini lah kita bisa mendapati kekuatan Sumpah Pemuda tersebut," ucapnya.
"Jadi, ketika orang muda menjadi agen perubahan. Dia harus pertama melihat nilai persatuan. Kedua, adil atau tidak. Kemudian, agama saya bisa melakukan apa untuk perubahan ini," imbuhnya.
Jadi, kata Pastor Dani, bangsa ini memiliki Sumpah Pemuda yang mampu menyatukan, memberi nilai keadilan, dan menyusul sisi Ketuhanan. [BIN]
Baca Juga: Official MV Jin BTS - The Astronaut, Tembus 1M Views dalam Lima Belas Menit Saja!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata