Deli.suara.com – Saat ini pasangan Capres dan Cawapres di Pemilu 2024 nanti masih belum ditentukan secara resmi. Adapun calon presiden yang sudah mencalonkan diri adalah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dikutip dari Wikipedia.
Pilpres untuk masa bakti 2024-2029 itu akan dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Februari 2024. Koalisi Perubahan terus mengintensifkan konfigurasi pasangan Capres dan Cawapres yang akan diusung di Pemilu 2024 nanti.
Koalisi NasDem, PKS dan Demokrat telah melakukan komunikasi sebanyak tiga kali sepekan terakhir ini. Pada hari Sabtu (22/10/2022) seluruh perwakilan koalisi hadir, dan salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan itu adalah pemilihan Cawapres.
Dalam hal ini, koalisi partai tersebut sedang memberi masukan untuk Cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan maju ke Pilpres 2024. Partai Demokrat jelas usulkan Agus Harimurit Yudhoyono sebagai pasangan Anies Baswedan nanti.
Sedangkan, PKS mengusulkan Ahmad Heryawan, dan NasDem mengusulkan sang capres saja untuk memilih. Pada Selasa (25/10/2022) Koalisi Perubahan kembali berkumpul di rumah Anies Baswedan, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan kali ini Anies mengakui dirinya tak mungkin berpasangan dengan perwakilan dari PKS, dan yang paling besar kemungkinan untuk maju adalah AHY. Pada Rabu (26/10/2022). AHY menemui Ketum NasDem, dan usai pertemuan itu, Surya Paloh merestui pasangan Anies-AHY.
Meskipun pasangan ini sudah digadang-gadangkan akan maju di Pilpres 2024 nanti, Koalisi Perubahan masih terus mematangkan strategi. Keputusan ini masih belum final, dan bahkan PKS masih ngotot ingin memasangkan Anies dengan perwakilannya.
“Masih panjang (proses menentukan cawapres),” tukas Anies, Jumat (28/10/2022) di Hotel Kempinski, Jakarta.
Saat ini pasangan Capres dan Cawapres Anies-AHY menduduki persentase tertinggi seperti yang disampaikan dari berbagai survei.
Baca Juga: Rizky Billar Kena Omel Warga, Begini Penjelasan Sang Kakak
“Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara. Ganjar-Airlangga 28,5 persen. Masih ada 14,3 persen yang belum menjawab atau tidak tahu,” ungkap ilmuwan politik SMRC Prof. Saiful Mujani dalam survei yang dirilis Kamis, (21/4/2022).
Jusuf Kalla mengatakan sebagai mantan wakil presiden Indonesia bahwa menjadi pemimpin Indonesia harus didukung dengan yang bisa membawa Indonesia menjadi lebih maju dan bertindak adil. Ia mengungkapkan 4 kriteria yang layak dipilih di Pilpres nanti.
Kriteria pertama adalah memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, kriteria kedua adalah calon pemimpin yang harus punya pengalaman, kriteria ketiga adalah tingkat kecerdasan dan kemampuan intelektual yang baik, dan terakhir adalah memiliki rekam jejak yang baik.
“Dari tujuan besar itu baru kita tetapkan kriteria. Ini tidak boleh main-main karena menyangkut 270 juta jiwa penduduk Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (29/10/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana