/
Selasa, 01 November 2022 | 13:35 WIB
(suara.com/tangkapan layar)

Deli.suara.com - Kehadiran Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam sidang pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat memantik reaksi dari penonton. 

Terdengar suara sorakan dari penonton sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022).

Ferdy Sambo datang lebih dahulu ke ruangan sidang.  Baru kemudian selang beberapa saat, Putri Candrawathi menyusul.

Keduanya kompak mengenakan pakaian berwarna serba hitam. Bahkan keduanya kompak mengenakan masker.

Momen penonton menyoraki keduanya terjadi ketika Putri menghampiri Ferdy Sambo.

Awalnya, Putri yang sebelumnya duduk di kursi terdakwa, mendapatkan kesempatan untuk duduk di samping jajaran kuasa hukumnya bersama Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo lantas menyambut kedatangan Putri yang mencium tangannya, lantas menyambutnya dengan ciuman kening dan pelukan. 

"Huuuuu," teriak pengunjung sidang dikutip dari suara.com.

Dihadiri 12 Saksi

Baca Juga: Momen Romantis Ferdy Sambo Peluk Cium Putri Candrawathi, Ibu kandung Brigadir J Justru Tak Kuasa Tahan Tangis

Sidang kali ini menghadirkan 12 saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. Diantaranya: Kamaruddin Simanjuntak (pengacara keluarga Yosua), Samuel Hutabarat (ayah Yosua), Rosti Simanjuntak (ibu Yosua).

Yuni Artika Hutabarat (kakak Yosua), Devianita Hutabarat (adik Yosua), Rohani Simanjuntak (tante Yosua), Roslin Emika Simanjuntak (tante Yosua), Mahareza Rizky (Adik Yosua), Vera Maretha Simanjuntak (kekasih Yosua), Sangga Parulian Sianturi, Indrawanto Pasaribu, dan Novita Sari Nadeak.

Momen mengharukan terjadi ketika ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak menangis ketika memberikan kesaksian. Berulang kali, Rosti mengelap air matanya menggunakan tisu. 

Baik Ferdy Sambo maupun Putri Candrawathi, keduanya tampak serius dalam mengikuti sidang.

Ferdy Sambo tampak sibuk mencatat setiap keterangan yang disampaikan oleh saksi.

Sedangkan Putri nampak menatap layar di ruangan sidang ketika menampilkan foto luka-luka di tubuh Yosua.

Load More