/
Senin, 22 Mei 2023 | 21:15 WIB
Timnas Israel U-20 (AFP)

Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia dan pindah ke Argentina. Namun, penolakan terhadap Timnas Israel sebagai partisipan juga terjadi di negeri Amerika Latin tersebut.

Piala Dunia U-20 2023 tengah berlangsung di Argentina sampai 11 Juni mendatang. Penunjukan negeri ini sebagai pelaksana telah menjadi keputusan Federasi Sepak Bola Dunia FIFA setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah dan Argentina melakukan bidding.

Dikutip dari JTA pada Senin (22/5/2023), disebutkan bahwa Timnas Israel disambut aksi demonstrasi saat tiba di Buenos Aires pekan lalu.

Mendarat di ibu kota Argentina pada Senin (15/5/2023), Timnas Israel U-20 memperoleh sambutan hangat dari sekira 80 anggota komunitas Yahudi setempat.

Namun di saat yang sama dengan acara penyambutan, sekelompok demonstran berpartisipasi dalam protes memperingati "nakba".

Istilah ini berarti "malapetaka", digunakan warga Palestina dalam menggambarkan tersingkirnya sekira 750 ribu orang Arab dari Palestina karena deklarasi kemerdekaan Israel pada 1948.

Di sela-sela acara penyambutan yang diwarnai aksi demonstrasi ini, manajer Timnas Israel, Ofir Haim menyatakan soal penolakan Indonesia sehingga batal menjadi host Piala Dunia U-20 2023.

"Kami tahu bahwa Indonesia menolak kami, tetapi kami percaya diri untuk mewakili Israel dengan bangga di mana-mana," ujarnya.

Sebagai catatan, demo anti-Israel di Tanah Air--yang membuat Indonesia batal menggelar Piala Dunia U-20 2023--memang terjadi di Argentina.

Baca Juga: Kisah Timnas Indonesia Dipermalukan Legenda Argentina Diego Maradona di Piala Dunia

Status Indonesia sebagai tuan rumah dicabut FIFA setelah terjadi  gelombang penolakan terhadap Timnas Israel sebagai salah satu dari 24 peserta.  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster menjadi dua sosok pejabat publik yang secara terang-terangan menyampaikan sikap penolakan.isra

Load More