Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais kembali melontarkan komentar pedas untuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Amien menyebut kalau masa depan Jokowi bakal suram.
Hal tersebut disampaikan Amien melalui kanal YouTube Amien Rais Official.
"Sesungguhnya masa depan Jokowi sungguh suram," kata Amien melansir WartaEkonomi dikutip pada Rabu (24/5/2023).
Amien kemudian menyampaikan pepatah asing 'chicken have come home to roost' atau seperti ayam yang pulang untuk bertengger. Maksudnya Amien ialah seluruh perbuatan buruk itu akan kembali ke pelakunya sendiri.
Itu dikatakan mantan Ketua MPR RI tersebut untuk mencontohkan bagaimana menggeliatnya praktik korupsi di masa pemerintahan Jokowi.
Dalam kesempatan yang sana, Amien mengklaim ucapannya tersebut didasari oleh dokumen penting yang ditulis oleh akademisi bahkan sejumlah tokoh bangsa.
Dokumen itu, diklaim Amien, berisikan penjelasan kalau korupsi di rezim Jokowi itu ternyata dilindungi negara. Karena itu, penegakan hukum untuk kasus korupsi juga dianggapnya tak bakal bisa dilakukan.
“Korupsi di Indonesia sudah bersifat dicengkram dan diproteksi oleh negara sehingga sangat sulit dibongkar dan dikalahkan. Istilahnya sudah dipagari sehingga kekuatan yang akan membongkar seolah-olah tidak ada harapan,”terangnya.
“Ketika masuk pengadilan kasus besar korupsi lebih sering menguap tanpa follow up, tak ada shaming culture sehingga mempermalukan koruptor sehingga kejahatan korupsi yang melemahkan bangsa dan negara dan melukai rasa keadilan rakyat dianggap biasa-biasa saja,” sambungnya.
Baca Juga: Berencana Mengonsumsi Pil Pelangsing? Ini 4 Dampak Buruk yang Harus Kamu Tau
Atas dasar kondisi itu, Amien lantas memberikan usul kepada Jokowi untuk dapat memanfaatkan sisa masa jabatannya dengan berbuat baik kepada masyarakat.
“Jadi hati-hati Pak Jokowi, Anda tidak bisa lari pengadilan rakyat dan pengadilan sejarah. Jadi kalau saya boleh usul, manfaatkan 15 bulan sisa kekuasaan Anda untuk berbuat adil kepada rakyat Indonesia,” terangnya.
Berita Terkait
-
Coldplay Ternyata Pernah Senggol Jokowi Soal Krisis Iklim Tapi Dicuekin
-
Kronologi Anies Dipolisikan Usai Bandingkan Pembangunan Jalan SBY vs Jokowi
-
Otorita ke Calon Investor IKN: Pak Presiden Tanya Kapan Mulai Macul?
-
Instruksi Jokowi, Pemerintah Pusat Bakal Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Riau
-
Jokowi Kena Sentil Elite Demokrat Lagi: Jangan 'Main' Dua Kaki, Seharusnya Tiga Kaki
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?
-
Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata
-
3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar
-
Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna