Kepala Desa Katulisan, Serang, Banten, bernama Erpin Kuswati benar-benar keterlaluan. Dirinya tega melakukan korupsi uang rakyat.
Tidak tanggung-tanggung, Erpin Kuswati tega maling uang rakyat hingga Rp 499 juta. Uang itu sebenarnya adalah dana desa.
Adyantana Meru Herlambang, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri Serang, mengatakan uang sejumlah Rp 499 juta itu digunakan untuk kepentingan pribadi.
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, Erpin Kuswati, Kades Katulisan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten ditangkap atas dugaan korupsi dana desa.
Erpin mulai memimpin sebagai Kades Katulisan sejak Desember 2019, setelah berhasil memenangkan Pilkades serentak pada tahun yang sama.
Namun, di bawah kepemimpinannya, Erpin diduga melakukan tindak pidana korupsi terhadap dana desa Katulisan selama tahun anggaran 2020-2022. Akibatnya, keuangan negara merugi sebesar Rp 499 juta.
"Dana korupsi ini digunakan untuk kepentingan pribadi," ungkap Adyatana di kantornya, pada hari Rabu (24/5/2023).
Adyatana belum dapat merinci penggunaan dana tersebut secara rinci dan kemana saja aliran dana itu pergi, karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami belum sampai pada tahap penyelidikan apakah dana itu digunakan untuk membeli pakaian, skincare, dan lain-lain. Intinya, anggaran itu tidak bisa dipertanggung jawabkan," tuturnya.
Baca Juga: Kaya Protein Dari Ikan, Putri Habibie Sarankan Masak Menu Gorontalo untuk Anak-anak!
Adyatana menegaskan bahwa Kejari Serang akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Ia juga menduga kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini.
Berita Terkait
-
Kades di Banten Korupsi Dana Desa Rp 499 Juta, Buat Beli Skincare?
-
Viral Sepasang Pengantin Nikah Pakai Baju Bahan Terpal, 'Waterproof Bisa Buat Jemur Gabah'
-
Keji! Ayah Cemplungkan Bayi 5 Bulan ke Ember Penuh Air karena Nangis
-
Suarakan Protes Ribuan Pelanggan PAM Kota Malang, Warga Ini Nekat Numpang Mandi di Kantor Perumda Tugu Tirta
-
Bos Bluebird Nyamar Jadi Sopir Taksi, Apa Rasanya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir