Nasib nahas menimpa seorang gadis remaja berumur 16 tahun di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Ia jadi korban pemerkosaan oleh 11 lelaki bejat.
Mirisnya, aksi pemerkosaan itu dilakukan oleh orang-orang yang memiliki posisi mapan di masyarakat. Ada kepala desa, guru hingga oknum anggota Brimob.
Kapolres Parigi Moutong, AKBP Yudy Arto Wiyono mengungkapkan, sejumlah pelaku pemerkosaan itu sudah ditangkap. Kasus ini diselidiki polisi berdasarkan Laporan Polisi atau LP-B/8/I/2023/SPKT/Polres Parigi Moutong/Polda Sulawesi Tengah tertanggal 25 Januari 2023.
"Adapun pelapor orang tua daripada korban berinisial HN," kata Yudy Arto, Sabtu (27/5/2023).
Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Mereka adalah NT, ARH, AR, AK, FA, DU, AK, AS, AW dan kades HR. Kendati begitu, penyidik baru melakukan penahanan kepada 5 orang.
"Kadesnya kan udah (ditetapkan tersangka). Dan kalau oknum Brimob (di luar 10 tersangka) dalam kasus tersebut kita masih melakukan pendalaman dan pengembangan," ujar Yudy.
"10 tersangka, 5 yang sudah dilakukan penahanan di Mako Polres dan 5 akan kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan namun belum ada konfirmasi. Yang sudah ditahan NT, ARH, AR, AK dan HR," terangnya.
Sementara itu, oknum Brimob berinisial HST masih akan diperiksa. Yudy menjelaskan kasus ini terkuak usai orang tua korban melapor ke Polres Parigi Moutong.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kasus pemerkosaan ini terjadi di beberapa lokasi di Parigi Moutong sejak April 2022 hingga Januari 2023. Para pelaku melancarkan aksinya dengan mengiming-imingi korban imbalan berupa uang, makanan dan handphone.
Baca Juga: Jagoan Indra Sjafri Tak Dilirik Shin Tae-yong Lawan Timnas Argentina, Siapa Saja?
"Para pelaku ini memberikan berupa iming-iming uang yang bervariasi dari Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu. Pelaku ada juga yang memberikan makanan, pakaian serta pernah juga memberikan handphone kepada korban," jelas Yudy.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami trauma dan sempat dirawat di rumah sakit di Kota Palu.
Berita Terkait
-
Bejat! Nelayan di Padang Cabuli Anak Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus di Semak-semak Pantai Nirwana
-
Dijanjikan Masuk Surga, Dua Pemimpin Pesantren Perkosa 41 Santriwati
-
Geger Ponpes di NTB Buka Kelas Pengajian Seks, Ini 4 Poin Bantahan Kemenag
-
Ngeri, 5 Fakta Pimpinan Ponpes Perkosa 41 Santriwati: Modus Pengajian Seks
-
Usai Tertangkap, Satu Anggota OPM Kasus Penembakan Brimob di Yahukimo Resmi Tersangka
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Fakta di Balik Mahalnya Harga Baju Syar'i, Bisa Pakai 6 Meter Kain untuk Satu Set
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
Data Gempa Terbaru Gunung Awu yang Bikin Badan Geologi Khawatir
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
Dari Surabaya ke Makassar, Cast Pelangi di Mars Sapa Langsung Penonton dengan Hangat
-
Cari Tablet Murah yang Bisa Telepon? 4 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card 2026 yang Layak Dipinang
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Misi Mencari Cuan Jalur Langit: Cek Shio-mu, Siapa Tahu Takdirmu Jadi Miliarder Setelah Opor Habis